Rampok SPBU di Babelan Bekasi Gasak Rp130 Juta, Karyawan Disekap dan Ditodong Pistol

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rampok SPBU Bekasi Beraksi Dini Hari, Polisi Buru Empat Pelaku. (Posnews/Ist)

Rampok SPBU Bekasi Beraksi Dini Hari, Polisi Buru Empat Pelaku. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Aksi perampokan brutal mengguncang sebuah SPBU di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi. Kawanan perampok menyekap para karyawan dan menguras brankas hingga Rp130 juta sebelum melarikan diri.

Kapolsek Babelan, Wito, mengungkapkan para pelaku berhasil membawa kabur uang ratusan juta rupiah dari dalam brankas SPBU tersebut.

β€œDari keterangan sementara, uang yang dibawa pelaku sekitar Rp130 juta,” kata Wito, Kamis (12/3/2026).

Perampokan ini membuat para karyawan ketakutan. Saat kejadian, lima pekerja SPBU tengah beristirahat di mes karyawan yang berada di area SPBU.

Tiba-tiba, kawanan perampok masuk dan langsung menyergap para korban. Para pelaku kemudian menodongkan pistol yang belakangan diketahui hanya senjata mainan untuk menakut-nakuti korban.

Baca Juga :  Satgas Pangan Polri Bongkar Proses Produksi Beras Bermasalah di Serang, QC Cuma Ngetes 2 Kali

Tak berhenti di situ, para pelaku juga mengikat tangan korban serta menyumpal mulut mereka menggunakan kain dan selimut agar tidak bisa berteriak meminta pertolongan.

Meski dalam kondisi terikat, para korban akhirnya berhasil melepaskan diri setelah salah satu dari mereka membuka ikatan di tangannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi perampokan tersebut terjadi pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB saat situasi SPBU masih sepi. Polisi menduga kawanan pelaku berjumlah sekitar empat orang.

Para pelaku masuk ke area kantor SPBU melalui pintu belakang. Setelah berhasil masuk, mereka merusak pintu kantor, mengancam para karyawan, lalu membongkar brankas.

Baca Juga :  Hidup di Dunia Simulasi Instagram: Ketika Citra Lebih Nyata dari Kenyataan

Kabid Humas Polda Metro Jaya menjelaskan para pelaku dengan cepat menguras isi brankas sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

β€œPelaku merusak pintu, mengancam korban dengan senjata, lalu membawa kabur uang dari dalam brankas,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti.

Saat ini, kasus perampokan tersebut masih ditangani oleh tim gabungan dari Polres Metro Bekasi dan Polsek Babelan.

Polisi terus memburu para pelaku yang masih buron dan mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan kriminal lain dalam aksi perampokan tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara, Denda Rp500 Juta – Kasus Narkoba di Rutan Salemba
Diskon Tol Lebaran 2026, Jasa Marga Pangkas Tarif 30 Persen di 9 Ruas Tol
Mengapa Perang Dagang Lebih Merugikan Daripada Perang Militer?
Peran Organisasi Internasional dalam Mengatur Ketertiban Dunia
Skandal PT Dana Syariah Indonesia, Polisi Sita Properti hingga Rekening Rp300 Miliar
THR PJLP Dipotong Pajak hingga Rp2 Juta, Gubernur Pramono Anung Buka Suara
Mengapa Negara Demokrasi Jarang Berperang Satu Sama Lain?
Matinya Institusi Internasional? Mengapa Realisme Menganggap PBB Hanya Alat Kepentingan Negara Besar

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:15 WIB

Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara, Denda Rp500 Juta – Kasus Narkoba di Rutan Salemba

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:02 WIB

Diskon Tol Lebaran 2026, Jasa Marga Pangkas Tarif 30 Persen di 9 Ruas Tol

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:27 WIB

Mengapa Perang Dagang Lebih Merugikan Daripada Perang Militer?

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:36 WIB

Rampok SPBU di Babelan Bekasi Gasak Rp130 Juta, Karyawan Disekap dan Ditodong Pistol

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:22 WIB

Peran Organisasi Internasional dalam Mengatur Ketertiban Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi, Jaring ekonomi yang mengikat dunia. Liberalisme Komersial menjelaskan alasan negara-negara lebih memilih stabilitas pasar daripada konflik terbuka di tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Perang Dagang Lebih Merugikan Daripada Perang Militer?

Kamis, 12 Mar 2026 - 16:27 WIB

Ilustrasi, Perekat tatanan global. Institusionalisme Liberal menjelaskan cara PBB, WTO, dan WHO menstabilkan dunia melalui aturan bersama dan transparansi informasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peran Organisasi Internasional dalam Mengatur Ketertiban Dunia

Kamis, 12 Mar 2026 - 15:22 WIB