Remaja 18 Tahun Bacok Ibu Kandung di Tana Toraja, Emosi Tak Ada Makanan

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Ist)

TANA TORAJA, POSNEWS.CO.ID – Warga Kelurahan Kamali Pentalluan, Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, digegerkan aksi keji seorang remaja berinisial IA (18) yang membacok ibu kandungnya sendiri, AT (36), secara brutal pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 11.40 Wita.

Polisi memastikan pelaku sudah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan intensif.

Peristiwa berdarah itu terjadi di RT Bulen, Kelurahan Kamali Pentalluan, Makale. Polisi menyebut pelaku nekat menyerang korban karena emosi tidak menemukan makanan di rumah setelah bermain game.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku mengayunkan parang ke arah korban secara berulang kali,” tegas Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, Iptu Syahruddin, dalam keterangannya.

Emosi Usai Main Game, Langsung Ambil Parang

Menurut polisi, sebelum kejadian pelaku baru saja selesai bermain game. Namun saat hendak makan, ia tidak menemukan makanan di rumah. Bukannya mencari solusi, pelaku justru tersulut emosi.

Baca Juga :  Muktamar PPP Ricuh, 3 Kader Jadi Korban Pemukulan dan Lempar Kursi

“Terduga pelaku tidak menemukan makanan untuk dimakan sehingga marah, lalu mengambil sebilah parang dan melakukan penganiayaan terhadap korban yang merupakan ibu kandungnya,” jelas Syahruddin.

Tanpa ampun, IA menyerang korban secara membabi buta di dalam rumah.

Korban Alami Luka Robek dan Gigitan

Akibat serangan itu, AT mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh. Korban menderita luka robek di kedua tangan, kedua kaki, serta luka di bagian tubuh lainnya. Polisi juga menemukan luka gigitan di lengan dan punggung korban.

“Terdapat luka robek pada kedua tangan dan kaki, luka lecet pada kaki kanan dan punggung kanan, serta luka gigitan pada lengan dan punggung kanan,” ungkap Syahruddin.

Baca Juga :  Pabrik Narkoba Zenix Digerebek, 306 Ribu Pil Disita dan 1,8 Ton Bahan Baku Diamankan

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung membantu dan melaporkan ke polisi. Selanjutnya, korban dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis intensif.

Pelaku Diamankan, Terancam Pidana Berat

Polisi bergerak cepat dan mengamankan pelaku tak lama setelah kejadian. Saat ini, penyidik masih mendalami motif lengkap dan kondisi psikologis pelaku.

Atas perbuatannya, IA terancam dijerat pasal penganiayaan berat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman penjara maksimal di atas lima tahun.

Kasus ini mengejutkan warga Tana Toraja. Polisi mengimbau masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih memperhatikan kondisi emosional anak dan dampak kecanduan game yang bisa memicu ledakan amarah tak terkendali. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru