Lima Remaja Spesialis Pembobol Ruko dan Sekolah di Banyuwangi Dicokok Polisi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, tersangka di borgol polisi. (Posnews/Net)

Ilustrasi, tersangka di borgol polisi. (Posnews/Net)

BANYUWANGI, POSNEWS.CO.ID — Polisi membongkar sindikat remaja pembobol ruko dan sekolah di Banyuwangi yang diduga telah berulang kali beraksi di sejumlah lokasi.

Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Macan Blambangan Satreskrim Polresta Banyuwangi menangkap lima pelaku, sebagian besar masih berstatus di bawah umur, setelah mengungkap kasus pembobolan ruko di Jalan Joyoboyo, Kecamatan Kalipuro.

Dalam aksi tersebut, komplotan itu mencuri uang tunai Rp20 juta dan puluhan bungkus rokok senilai sekitar Rp5 juta, sehingga total kerugian korban mencapai Rp25 juta.

CCTV Bongkar Identitas Pelaku

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rofiq Ripto Himawan mengatakan penyidik mengungkap kasus ini melalui Scientific Crime Investigation (SCI) dan analisis rekaman CCTV.

Petugas pertama kali menangkap MA (16) setelah mencocokkan pakaian yang dikenakannya dengan rekaman kamera pengawas.

Dari pengembangan penyelidikan, polisi kemudian menangkap MB (15), MS (18), MK (15), dan NS (16).

Pemeriksaan menunjukkan bahwa para pelaku tidak hanya membobol ruko.

Sejak Januari 2026, mereka diduga mencuri dan mencoba membobol sejumlah sekolah di Kecamatan Giri.

Motor Hasil Kejahatan Ikut Diamankan

Polisi menyita Honda GL Max, Honda C70, sisa uang tunai, puluhan bungkus rokok, pakaian pelaku, dan rekaman CCTV sebagai barang bukti.

Baca Juga :  Petani Sumsel Diserang Beruang Saat Semprot Kebun, Polisi Turun Tangan

Rofiq menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari upaya Polresta Banyuwangi menjaga keamanan masyarakat dan melindungi fasilitas pendidikan.

“Kami menindak para pelaku secara tegas, profesional, dan terukur untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Karena mayoritas pelaku masih di bawah umur, polisi memproses kasus ini sesuai UU Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

Saat ini, kelima pelaku ditahan di Mako Polresta Banyuwangi dan berkas perkara segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Banyuwangi. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak
TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026
Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba
Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas
Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:51 WIB

TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB