Dedi Mulyadi Minta Oknum Dishub Bekasi Dipecat Usai Video Dugaan Pungli Viral

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
(Posnews/NET)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Posnews/NET)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID — Sebuah video yang memperlihatkan dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan pemerasan oleh oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi terhadap seorang sopir truk viral di media sosial.

Insiden itu disebut terjadi di sekitar Pos Poncol, Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, dan memicu kemarahan publik.

Dalam rekaman yang beredar luas pada Sabtu (1/8/2026), seorang pria terdengar menuntut pengembalian uang sebesar Rp1,7 juta yang diduga dipungut secara tidak resmi oleh sejumlah petugas Dishub.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sambil merekam kejadian tersebut, ia terus mendesak agar uang yang telah diserahkan segera dikembalikan.

Sementara itu, para petugas yang berada di pos tampak menghindari kamera dan tidak memberikan penjelasan yang jelas.

Baca Juga :  Tragedi Genset Masjid di Tanah Datar, 2 Remaja Meninggal Keracunan CO

Video itu pun dengan cepat menyebar dan menuai sorotan dari berbagai kalangan.

Publik Desak Pemkot Bekasi Bertindak Tegas

Sejumlah warga dan pengguna media sosial mendesak Pemerintah Kota Bekasi serta aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut.

Mereka meminta para oknum yang diduga terlibat diproses secara hukum dan dijatuhi sanksi tegas agar praktik serupa tidak terus berulang.

Kasus ini juga mendapat perhatian langsung dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Ia mengaku sangat kecewa terhadap perilaku oknum petugas Dishub yang diduga melakukan pungli dan pemerasan terhadap sopir truk.

“Saya sangat kecewa dengan perilaku oknum aparat Dishub Kota Bekasi yang melakukan tindakan pungli dan pemerasan terhadap para sopir,” kata Dedi melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Sabtu (1/8/2026).

Baca Juga :  BNN Minta Garuda Larang Vape, 1.716 Sampel Terdeteksi Narkotika

Dedi Minta Oknum Dishub Dipecat Tidak Hormat

Selanjutnya, Dedi mengungkapkan telah berkoordinasi langsung dengan Wali Kota Bekasi untuk meminta tindakan tegas terhadap pegawai yang diduga terlibat dalam praktik tersebut.

“Saya sudah menyampaikan kepada Pak Wali Kota Bekasi agar dilakukan tindakan tegas, yaitu diberhentikan atau dipecat secara tidak hormat,” tegasnya.

Dedi menegaskan aparat berseragam harus melayani masyarakat, bukan membebani warga yang mencari nafkah.

Ia menegaskan bahwa praktik pungli dan pemerasan tidak boleh ditoleransi karena merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

Dedi pun berharap kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh aparatur agar bekerja dengan jujur, profesional, dan berintegritas.

“Petugas harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bukan mempersulit apalagi memeras mereka,” pungkas Dedi. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi
Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja
Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena
Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi
Mulut Disumpal Kain, Wanita 22 Tahun Tewas di Kebun Roraya, Polisi Tangkap J
Aris Sanda Ditemukan Tewas, Mobilnya Terbakar di Jalur Wamena-Mbua
Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak
Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 07:29 WIB

Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 06:12 WIB

Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja

Jumat, 18 September 2026 - 05:43 WIB

Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi

Kamis, 17 September 2026 - 08:14 WIB

Mulut Disumpal Kain, Wanita 22 Tahun Tewas di Kebun Roraya, Polisi Tangkap J

Berita Terbaru

Produksi sawit Kalimantan diproyeksi anjlok hingga 15% pada Q4 akibat kemarau panjang dan karhutla. Simak data kerusakan lahan dan estimasi GAPKI. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:20 WIB

Ilustrasi, CEO Meta Mark Zuckerberg menolak desakan penghentian pengembangan AI. Simak rincian argumen insentif pasar dan evaluasi independen. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

CEO Meta Mark Zuckerberg Tolak Desakan Penghentian AI

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:15 WIB