Roy Suryo Bongkar Keanehan Ijazah Jokowi Saat Daftar Pilpres, Sebut 99,9 Persen Palsu

Jumat, 24 Oktober 2025 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Copy Ijazah Jokowi. Dok: Istimewa

Foto Copy Ijazah Jokowi. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pro kontra kasus ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) terus berlanjut dan semakin memanas.

Doktor Kebijakan Publik Bonatua Silalahi dan mantan Menpora Roy Suryo kembali menggegerkan publik setelah menerima salinan baru ijazah Jokowi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kali ini, dokumen yang diterima merupakan ijazah yang digunakan Jokowi saat mendaftar sebagai calon presiden pada Pemilu 2014.

Setelah meneliti dokumen tersebut, Roy Suryo langsung mencium kejanggalan besar.

Ia menilai ada hal mencolok yang mengarah pada dugaan kepalsuan ijazah yang diterbitkan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Baca Juga :  Irjen Pol Ramdani Hidayat, Jenderal Brimob yang Kini Pimpin Korps Elit Polri

“Ada sesuatu yang sangat aneh di sini. Keanehannya signifikan dan bisa mengarah pada dugaan kepalsuan. Kata kuncinya: 99,9 persen tetap palsu,” tegas Roy Suryo di Gedung KPU RI, Jumat (24/10/2025).

Namun, mantan politisi Partai Demokrat itu masih menutup rapat detail temuannya. Roy mengaku akan membongkar bukti dan keanehan tersebut dalam konferensi pers khusus dalam waktu dekat.

“Semua akan kami jelaskan lengkap dalam konferensi pers nanti,” ujarnya penuh keyakinan.

Roy memastikan, dokumen baru itu akan dijadikan bukti tambahan yang segera diserahkan ke Bareskrim Polri sebagai bagian dari laporan hukum terkait dugaan pemalsuan dokumen negara.

Baca Juga :  Gelar Perkara Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Digelar Polda Metro Jaya, Roy Suryo Cs Ikut Terlibat

Sementara itu, kubu Roy Suryo–Bonatua Silalahi terus mengumpulkan seluruh salinan ijazah Jokowi yang digunakan dalam berbagai pemilu.

Mereka sudah memegang salinan legalisir ijazah Jokowi yang dipakai sejak Pilkada Solo 2010, Pilkada DKI 2012, hingga Pilpres 2014 dan 2019.

Langkah ini semakin memanaskan isu keaslian ijazah Jokowi yang sudah bertahun-tahun menjadi perdebatan publik. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah
20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare
Komnas HAM Ingatkan Polisi, Pengamanan Aksi Mahasiswa Harus Humanis
Ribuan Mahasiswa Siap Aksi di Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan
KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing
Jual Beli Data hingga Judol Meresahkan, Kapolri dan Menkomdigi Perkuat Kolaborasi
MUI Soroti Klaim Imam Mahdi di Bangkalan, Korban Rugi Rp1,3 Miliar
Musim Hujan Mundur hingga 30 Hari, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:08 WIB

20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Komnas HAM Ingatkan Polisi, Pengamanan Aksi Mahasiswa Harus Humanis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Ribuan Mahasiswa Siap Aksi di Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing

Berita Terbaru

Tabrakan kereta cepat RENFE dan IRYO di Toledo Spanyol menewaskan 68 orang. Simak kronologi kegagalan sinyal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:40 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi dan Kanselir Jerman Friedrich Merz sepakat bekerja sama amankan pasokan mineral kritis. Simak detail strategi de-risking kedua negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis

Jumat, 30 Okt 2026 - 07:32 WIB