Roy Suryo Yakin Ijazah Jokowi Dicetak di Pasar Pramuka, Singgung Misteri Dokumen Pilkada 2012

Rabu, 17 September 2025 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakar Telematika Roy Suryo. (Posneews/Ist)

Pakar Telematika Roy Suryo. (Posneews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Roy Suryo, terlapor kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, menegaskan penyelidikan terkait pembuatan ijazah di Pasar Pramuka masih berjalan.

“Tentang Pasar Pramuka, kita belum berhenti. Kita terus selidiki. Ada misteri di sana, toko-tokonya juga jelas terlihat,” ujarnya, Selasa (16/9/2025) malam.

Ia menyatakan sependapat dengan politikus PDIP Beathor Suryadi bahwa ijazah Jokowi kemungkinan dicetak di kios Pasar Pramuka, meski timnya belum menyelidiki lebih jauh sosok Paiman.

Adapun, Beathor Suryadi sebelumnya sempat mengungkap orang di balik pembuatan semua dokumen pencalonan Jokowi di Pilkada Jakarta 2012 di Pasar Pramuka Pojok, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Meski Dana Transfer Pusat Dipotong, KJP dan KJMU di Jakarta Tetap Berlanjut

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beathor saat itu menceritakan bahwa semua dokumen persyaratan maju Pilkada Jakarta 2012 diatur oleh Deni Iskandar. Dokumen itu kemudian dibawa oleh Widodo ke Pasar Pramuka untuk dibuat di kios milik Paiman.

Menurutnya, Paiman bukan orang sembarangan karena merupakan mantan rektor perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Bahkan, Beathor mengklaim Deni Iskandar mengatur dokumen pencalonan Jokowi di Pilkada Jakarta 2012 dan membawanya ke kios Paiman di Pasar Pramuka Pojok, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Polisi Bongkar 53 Kg Ganja di Jakarta Timur, Dua Pengedar Ditangkap

Sebelumnya, KPU RI resmi membatalkan atau mencabut Keputusan Nomor 731 Tahun 2025 yang menutup akses 16 dokumen persyaratan capres-cawapres.

Langkah ini diambil setelah rapat khusus, menerima kritik publik, dan koordinasi dengan Komisi Informasi Pusat (KIP).

Kini publik bisa mengakses dokumen capres-cawapres, termasuk ijazah, surat kesehatan, catatan kepolisian, riwayat hidup, dan laporan harta kekayaan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar
Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan
Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap
Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari
Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme
Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:23 WIB

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:50 WIB

Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:06 WIB

Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:49 WIB

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

Berita Terbaru