Ruko di Ancol Digerebek, Diduga Edarkan Nampan MBG Palsu Bertanda SNI

Sabtu, 1 November 2025 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penampakan Nampan Makan Bergizi Gratis (MBG). (Ist)

Ilustrasi, Penampakan Nampan Makan Bergizi Gratis (MBG). (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Program pemerintah memberi makan gratis kepada mjurid di sekolah justru dimanfaatkan pelaku kejahatan dengan membuat nampan palsu tempat menu makan Bergizi Gratis (MBG) dibuat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Begitu mendapat informasi dan hasil penyelidikan akurat, Polres Metro Jakarta Utara tancap gas menggeledah sebuah ruko di kawasan Pademangan, Ancol, Jakarta Utara.

Diduga kuat, lokasi itu menjadi pusat distribusi nampan program Makan Bergizi Gratis (MBG) palsu yang berani memakai label SNI dan logo halal abal-abal.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara, Ipda Maryati Jonggi, membenarkan operasi tersebut.

Baca Juga :  Pendaki Singapura Tewas di Gunung Dukono, Polisi Bongkar Kelalaian Open Trip

Benar, tim Satreskrim melakukan pengecekan di salah satu ruko di Ancol pada Jumat, 31 Oktober 2025,” tegasnya, Sabtu (1/11/2025).

Lebih lanjut, Maryati menjelaskan polisi bergerak setelah menerima laporan masyarakat soal dugaan perdagangan ilegal dan penggunaan label keamanan palsu.

Dugaan Rekayasa Asal Produk Terbongkar

Selain itu, polisi juga menelusuri dugaan pengubahan label negara asal.

Termasuk dugaan penggantian label dari ‘Made in China’ menjadi ‘Made in Indonesia’. Kami masih dalami,” ungkapnya.

Hingga kini, polisi belum menahan pelaku mana pun. Namun demikian, penyidik memastikan proses tidak mandek.

Baca Juga :  Racun Ditemukan di Minuman, Polisi Ungkap Titik Terang Kematian Satu Keluarga di Warakas

“Belum ada yang diamankan, kami masih tahap pengecekan awal dan pendalaman,” tandas Maryati.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno menyebut polisi sudah memeriksa sejumlah saksi.

“Ada beberapa yang kita periksa,” ujarnya singkat.

Polisi kini mencium indikasi kuat pemalsuan, mulai dari:

  • Logo halal
  • Label SNI
  • Asal produksi barang

Akibatnya, kasus ini mengancam keamanan konsumen, terutama pengguna program MBG. Aparat mengimbau warga lebih waspada terhadap produk ilegal yang bisa merugikan negara dan membahayakan kesehatan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Senin, 14 September 2026 - 09:20 WIB

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang

Senin, 14 September 2026 - 05:52 WIB

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 16:06 WIB

Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Berita Terbaru