Sadis, Pedagang Gas di Kebon Jeruk Dibunuh Gara-Gara Jual Barang Pelaku

Rabu, 1 Oktober 2025 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Darah tumpah di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Seorang pedagang gas LPG berinisial SA tewas ditikam kerabat satu marganya, EH.

Penyebabnya sepele tapi berujung maut: korban menjual tangki bekas minyak tanah milik pelaku tanpa izin.

Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Nur Aqsha, mengungkapkan EH gelap mata lalu menghujani korban dengan tusukan hingga meregang nyawa.

Baca Juga :  Hari Terakhir Operasi SAR Longsor Banjarnegara, Lidah Longsoran Jadi Kunci Pencarian 16 Korban

β€œPelaku marah karena tahu barang miliknya dijual korban tanpa sepengetahuan. Dari situlah emosi pelaku meledak,” ujar Nur Aqsha, Rabu (1/10/2025).

Fakta lain, pelaku kerap berutang kepada korban namun tak pernah melunasi. Karena kesal, korban nekat menjual tangki bekas yang disimpan di kios sewaan milik pelaku sebagai ganti utang.

EH rupanya sudah menyiapkan pisau. Begitu bertemu korban, ia langsung menikam berulang kali. Polisi yang tiba di lokasi segera membekuk pelaku.

Baca Juga :  Ibu ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Menangis, Minta Prabowo Hentikan Hukuman Mati

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun luka parah membuat nyawanya tak tertolong.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nur Aqsha menambahkan, dari keterangan saksi, utang pelaku ke korban ditaksir puluhan hingga ratusan juta rupiah karena sering meminjam uang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rusia Peringatkan Tindakan Balasan Atas Rencana Finlandia Izinkan Senjata Nuklir
BNN Bongkar Lab Narkoba Rusia di Bali, Villa Jadi Pabrik Party Drug – 7,8 Kg Narkoba Disita
Tuntutan Radikal Donald Trump: Iran Wajib Menyerah Tanpa Syarat di Tengah Gempuran Masif ke Beirut
ASN DKI Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas, Pramono Anung: Sanksinya Berat
arget Berikutnya Setelah Iran: Trump Prediksi Rezim Kuba Akan Segera Runtuh
Presiden Ramaphosa Sebut Kebijakan Pengungsi Afrikaner Donald Trump
Ormas Kuasai Parkir Pamulang Permai, Pemkot Tangsel Gagal Terapkan Parkir Resmi
Hujan Deras Picu Gerakan Tanah di Sukabumi, 114 Rumah Rusak – 475 Warga Terdampak

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:35 WIB

Rusia Peringatkan Tindakan Balasan Atas Rencana Finlandia Izinkan Senjata Nuklir

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:33 WIB

BNN Bongkar Lab Narkoba Rusia di Bali, Villa Jadi Pabrik Party Drug – 7,8 Kg Narkoba Disita

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:28 WIB

Tuntutan Radikal Donald Trump: Iran Wajib Menyerah Tanpa Syarat di Tengah Gempuran Masif ke Beirut

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:53 WIB

ASN DKI Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas, Pramono Anung: Sanksinya Berat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:23 WIB

arget Berikutnya Setelah Iran: Trump Prediksi Rezim Kuba Akan Segera Runtuh

Berita Terbaru