Ormas Kuasai Parkir Pamulang Permai, Pemkot Tangsel Gagal Terapkan Parkir Resmi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Preman Tolak Parkir Resmi, Pemkot Tangsel Batal Tarik Retribusi. (Posnews/ist)

Preman Tolak Parkir Resmi, Pemkot Tangsel Batal Tarik Retribusi. (Posnews/ist)

TANGERANG SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Perhubungan membongkar kronologi penguasaan lahan parkir oleh oknum ormas dan preman di kawasan komersial Pamulang Permai 1.

Pemkot Tangsel sebenarnya telah menyiapkan sistem parkir resmi untuk menata kawasan tersebut sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bahkan, fasilitas seperti tiang gate parkir sudah terpasang di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun rencana itu mendapat penolakan keras dari kelompok yang selama ini menguasai parkir secara ilegal.

Penolakan tersebut akhirnya membuat program penataan parkir resmi di kawasan Pamulang Permai terpaksa dibatalkan.

Rencana Penataan Parkir Sudah Disiapkan Lama

Kepala Bidang Angkutan Dishub Tangsel, Achmad Arofah, menjelaskan rencana pemanfaatan lahan parkir tersebut sebenarnya sudah disiapkan sejak beberapa tahun lalu.

Langkah itu dilakukan setelah aset kawasan tersebut resmi diserahkan pengembang kepada pemerintah daerah.

“Rencana pemanfaatan titik parkir di lokasi itu sudah disusun sejak beberapa tahun lalu setelah asetnya diserahkan dari pengembang,” ujar Achmad Arofah, Sabtu (7/3/2026).

Baca Juga :  Pelaku KDRT Sadis di Depok Ditangkap, Polisi Pastikan Proses Hukum Berjalan

Meski memiliki kewenangan penuh atas aset tersebut, Dishub Tangsel memilih pendekatan persuasif kepada kelompok yang selama ini mengelola parkir di lokasi tersebut.

Petugas berkali-kali mengajak mereka mengikuti aturan resmi jika ingin tetap mengelola parkir.

“Kami jelaskan kalau ingin mengelola parkir, harus dilegalkan dulu. Bentuk badan usaha, ikuti prosedur, supaya retribusinya jelas,” jelasnya.

Namun upaya tersebut tidak pernah diindahkan.

Banyak Aduan Pungli Parkir

Seiring waktu, masalah parkir di kawasan Pamulang Permai semakin meresahkan. Sepanjang 2023 hingga 2024, Dishub Tangsel menerima banyak laporan warga terkait dugaan pungutan liar (pungli) parkir.

Bahkan, oknum pengelola parkir disebut-sebut mencatut nama pemerintah daerah dalam karcis parkir yang mereka bagikan.

“Setelah kami cek di lapangan, pungutan itu bukan dari Pemkot. Mereka hanya mencatut nama pemerintah,” ungkap Achmad.

Padahal, seluruh uang parkir tersebut diduga masuk ke kantong pribadi para pengelola ilegal.

Penolakan Saat Parkir Resmi Akan Diterapkan

Situasi memanas ketika pada akhir 2025 sebuah perusahaan menawarkan diri untuk mengelola parkir secara resmi di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Tragedi Gas Beracun di Jaksel, 4 Pekerja Tewas dalam Tangki - 3 Sesak Napas

Karena hanya satu perusahaan yang berminat, Pemkot Tangsel menunjuk langsung perusahaan itu untuk mengelola parkir dengan kewajiban menyetor retribusi ke kas daerah.

Namun rencana tersebut kembali mendapat penolakan dari kelompok yang selama ini menguasai lahan parkir.

Saat proses sosialisasi berlangsung, sejumlah massa menolak kebijakan tersebut.

Demo hingga Geruduk Kantor Dishub

Penolakan bahkan berlanjut dengan pemasangan berbagai spanduk protes di kawasan Pamulang Permai yang mengatasnamakan kepentingan lingkungan.

Tak hanya itu, kelompok tersebut juga menggelar aksi demonstrasi dan sempat mendatangi kantor Dishub Tangsel.

Situasi tersebut akhirnya membuat Pemerintah Kota Tangsel memilih membatalkan sementara rencana penerapan parkir resmi di lokasi tersebut.

“Pada prinsipnya kami sudah berupaya mengoptimalkan potensi PAD dari retribusi parkir di aset daerah. Tapi kondisi di lapangan seperti itu,” pungkas Achmad.

Kasus ini kembali menyoroti praktik penguasaan parkir ilegal oleh oknum ormas yang berpotensi merugikan pendapatan daerah sekaligus meresahkan masyarakat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Xi Jinping dan Kim Jong Un Sepakati Strategis Baru
Pelaku Curi HP Saat Pintu Rumah Terbuka di Kembangan Ditangkap Polisi
Siri Bertenaga AI Meluncur: Kado Perpisahan Tim Cook
Aksi Tolak Kenaikan BBM di Jakarta Pusat Disorot, Potensi Gejolak Politik Menguat
Sam Altman dan Bernie Sanders Bahas Kemitraan Sipil
Uni Eropa Paksa Meta Buka Akses WhatsApp untuk ChatGPT
Viral Pelajar Dibacok di Palmerah Jakarta Barat, Korban Alami 7 Jahitan
Takaichi dan Anwar Ibrahim Sepakati Kemitraan Energi Baru

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:29 WIB

Xi Jinping dan Kim Jong Un Sepakati Strategis Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:37 WIB

Pelaku Curi HP Saat Pintu Rumah Terbuka di Kembangan Ditangkap Polisi

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:25 WIB

Siri Bertenaga AI Meluncur: Kado Perpisahan Tim Cook

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:38 WIB

Aksi Tolak Kenaikan BBM di Jakarta Pusat Disorot, Potensi Gejolak Politik Menguat

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:20 WIB

Sam Altman dan Bernie Sanders Bahas Kemitraan Sipil

Berita Terbaru

Konsolidasi aliansi di Asia Timur. Presiden Tiongkok Xi Jinping memulai kunjungan kenegaraan ke Pyongyang guna mempererat kemitraan taktis di tengah kebuntuan negosiasi nuklir dengan AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Xi Jinping dan Kim Jong Un Sepakati Strategis Baru

Kamis, 11 Jun 2026 - 10:29 WIB

Era baru kecerdasan buatan Apple. Apple meluncurkan asisten Siri bertenaga AI yang berkolaborasi dengan Google Gemini di tengah masa transisi kepemimpinan John Ternus. Dok: (AP Photo/Noah Berger)

TEKNOLOGI

Siri Bertenaga AI Meluncur: Kado Perpisahan Tim Cook

Kamis, 11 Jun 2026 - 09:25 WIB

Fusi tidak biasa di panggung politik Washington. Sam Altman dan Bernie Sanders berdiskusi mengenai pembentukan dana kekayaan publik melalui kepemilikan saham di perusahaan AI. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Sam Altman dan Bernie Sanders Bahas Kemitraan Sipil

Kamis, 11 Jun 2026 - 08:20 WIB