Senpi Rakitan Pemasok Kejahatan Jakarta Dibongkar Polisi, 5 Pelaku Dibekuk Berikut Amunisi

Senin, 12 Januari 2026 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti senjata api rakitan dan amunisi hasil penggerebekan pabrik senpi ilegal di Sumedang, Jawa Barat. (Posnews/Ist)

Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti senjata api rakitan dan amunisi hasil penggerebekan pabrik senpi ilegal di Sumedang, Jawa Barat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian akhirnya menemukan pemasok kejahatan menggunakan senpi di Jakarta. Hal inidiketahui setelah, Polda Metro Jaya menggerebek pabrik rumahan perakitan senjata api ilegal di kawasan Cipacing, Sumedang, Jawa Barat.

Hasilnya, lima orang pelaku langsung diciduk karena diduga menjadi pemasok senpi rakitan untuk aksi kriminal di Jakarta dan sekitarnya.

Panit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Pendi Wibison, mengungkapkan pengungkapan ini bermula dari maraknya kejahatan bersenjata api di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Baca Juga :  Fakta Baru Kasus Alvaro, Ayah Tiri Diduga Bunuh Diri di Ruang Konseling Bukan di Sel

Polisi pun bergerak cepat menelusuri asal-usul senjata yang digunakan para pelaku kejahatan.

“Kasus ini hasil pengembangan dari berbagai aksi kriminal. Setiap pelaku kejahatan menggunakan senjata api rakitan,” ujar Pendi, Minggu (11/1/2026).

Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap lima tersangka berinisial IM, RA, RR, JS, dan SA. Kelimanya langsung digiring ke Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Juga :  Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi, Diduga Gunakan Ekstasi dan Ganja

Tak hanya itu, polisi juga menyita senjata api rakitan siap pakai, alat perakitan senpi, serta ratusan butir amunisi. Barang bukti tersebut diduga kuat diproduksi massal untuk dijual ke jaringan kriminal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peran masing-masing pelaku masih kami dalami,” tegas Pendi.

Polda Metro Jaya memastikan akan membongkar jaringan senjata api ilegal hingga ke akar-akarnya, demi menekan aksi kejahatan bersenjata yang meresahkan warga.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini
Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda
Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm
Polri Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus ADTT
The Fed Tahan Suku Bunga, Trump Lancarkan Perang Terbuka
Iran Jawab Tantangan AS: Siagakan 1.000 Drone Strategis
Xi Jinping dan Keir Starmer Bertemu di Beijing: Akhiri 8 Tahun Kebekuan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:07 WIB

Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:56 WIB

Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:42 WIB

Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:14 WIB

Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:57 WIB

Polri Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus ADTT

Berita Terbaru

Kembali ke jalur diplomasi. Setelah drama ancaman aneksasi, pejabat senior Denmark, Greenland, dan AS gelar pertemuan konstruktif pertama di Washington. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda

Jumat, 30 Jan 2026 - 10:42 WIB

Personel Brimob Gegana mengevakuasi warga terjebak banjir di Komplek Golden Ville, Daan Mogot, Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm

Jumat, 30 Jan 2026 - 10:14 WIB