Nigel Farage Mundur dari Parlemen Inggris

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah taktis pemimpin Reform UK. Nigel Farage memicu pemilu sela di Clacton guna menghindari penyelidikan komite etik terkait donasi rahasia. Dok: Istimewa.

Langkah taktis pemimpin Reform UK. Nigel Farage memicu pemilu sela di Clacton guna menghindari penyelidikan komite etik terkait donasi rahasia. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Dinamika politik Inggris kembali berguncang akibat keputusan sepihak tokoh kontroversial sayap kanan.

Manuver Mundur Demi Hindari Penyelidikan Etik

Nigel Farage mengumumkan pengunduran diri secara tiba-tiba melalui siaran resmi partainya. Politisi anti-imigrasi ini ingin mendahului hasil penyelidikan komite standar Parlemen. Penyelidikan tersebut berpotensi menendang Farage dari posisinya sebagai anggota legislatif. Farage menolak semua tuduhan pelanggaran keuangan tersebut secara tegas.

“Saya tidak melakukan kesalahan apa pun,” ujar sekutu dekat Donald Trump tersebut. Ia juga melarang media menghadiri siaran pengumuman tersebut. Farage memilih menyerahkan keputusan akhir kepada para pemilih di dapil Clacton. Pemilu sela ini akan mempertemukan suara rakyat melawan kekuatan elite politik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Skandal Donasi Kripto dan Hubungan Gelap Finansial

Komisioner Standar Parlemen Daniel Greenberg memimpin penyelidikan terhadap keuangan Farage. Fokus penyelidikan mengarah pada donasi senilai 5 juta poundsterling. Pengusaha kripto asal Thailand Christopher Harborne mengirimkan dana raksasa tersebut. Bankir mencurigai transaksi mencurigakan ini dan melaporkannya ke Badan Kejahatan Nasional.

Baca Juga :  Bagaimana Mutiara Menjadi Perhiasan Paling Berharga dalam Sejarah

Farage juga menghadapi pertanyaan sensitif mengenai hubungannya dengan George Cottrell. Pebisnis judi kripto berusia 32 tahun tersebut merupakan mantan narapidana kasus penipuan. Cottrell memberikan berbagai fasilitas mewah berupa rumah dan tim keamanan pribadi untuk Farage. Aturan Parlemen mewajibkan setiap anggota melaporkan hadiah berharga dari pihak luar.

Boikot Partai Lawan dalam Pemilu Sela Clacton

Farage memenangkan kursi Clacton dengan meyakinkan pada pemilu nasional 2024. Kali ini, ia berpeluang besar merebut kembali kursi tersebut tanpa perlawanan berarti. Partai Buruh, Konservatif, dan Liberal Demokrat kompak memboikot pemilu sela ini. Mereka menolak mengirimkan kandidat penantang untuk melawan Farage di Clacton.

Perdana Menteri Keir Starmer menyebut keputusan Farage sebagai aksi cari perhatian yang putus asa. Pemimpin Partai Konservatif Kemi Badenoch juga melayangkan kritik serupa yang sangat tajam. Badenoch menilai Farage hanya ingin mengalihkan perhatian publik dari skandal keuangannya. Reform UK sendiri menyatakan kesiapan penuh untuk mendanai seluruh biaya pemilu sela tersebut.

Baca Juga :  IMF Optimis: Pertumbuhan China 2025-2026 Direvisi Naik

Pengaruh Politik Reform UK yang Kian Goyah

Reform UK saat ini menguasai delapan kursi di House of Commons. Namun, popularitas partai sayap kanan ini terus membayangi dua partai politik tradisional. Reform UK bahkan mengalahkan Partai Buruh dalam pemilu lokal pada Mei lalu. Kemenangan tersebut memicu lengsernya Keir Starmer dari kepemimpinan partainya sendiri.

Meski begitu, Reform UK menelan kekalahan dalam tiga pemilu sela terakhir. Andy Burnham dari Partai Buruh berhasil menumbangkan dominasi kandidat Reform UK baru-baru ini. Burnham kini menjadi calon kuat perdana menteri Inggris berikutnya dalam hitungan minggu. Tantangan politik inilah yang mendesak Farage mengambil keputusan ekstrem untuk menyelamatkan kariernya.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Tegaskan Gencatan Senjata AS-Iran Resmi Berakhir
Penembakan Houston Bongkar Kelalaian ICE dan DHS
Zelenskyy Bentuk Pasukan Khusus Penghancur Energi Rusia
Trump Siapkan Seribu Rudal Pasca-Pemakaman Ali Khamenei
Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer
Langkah Mulus Andy Burnham: Kantongi Dukungan 80 Persen
Militer AS: Gencatan Senjata Selat Hormuz Runtuh
Flu Burung H5 Serang Australia: Kasus Pertama

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:00 WIB

Trump Tegaskan Gencatan Senjata AS-Iran Resmi Berakhir

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:00 WIB

Penembakan Houston Bongkar Kelalaian ICE dan DHS

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:00 WIB

Zelenskyy Bentuk Pasukan Khusus Penghancur Energi Rusia

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:00 WIB

Trump Siapkan Seribu Rudal Pasca-Pemakaman Ali Khamenei

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:07 WIB

Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer

Berita Terbaru