Ukraina Angkat Yevhenii Khmara Sebagai Menhan Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Parlemen Ukraina merestui pengangkatan Yevhenii Khmara sebagai Menteri Pertahanan baru di tengah tuntutan pemilu masa perang dan  skandal korupsi. Dok: Istimewa.

Parlemen Ukraina merestui pengangkatan Yevhenii Khmara sebagai Menteri Pertahanan baru di tengah tuntutan pemilu masa perang dan skandal korupsi. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, KYIV — Parlemen Ukraina merestui pengangkatan Yevhenii Khmara sebagai Menteri Pertahanan baru. Langkah politik ini berlangsung di tengah gejolak pemerintahan Presiden Volodymyr Zelenskyy. Selain itu, mantan Menhan Mykhailo Fedorov mendesak pelaksanaan pemilu di masa perang.

Khmara menggantikan Fedorov yang menghadapi pemecatan mendadak pada bulan lalu. Pemecatan tersebut memicu aksi protes warga di kota Kyiv. Sementara itu, badan antikorupsi mengusut dugaan skandal pencucian uang staf kepresidenan.

Baca Juga :  Antroposen dan Kematian Alam: Menggugat Posisi Manusia

Lembaga tersebut menuduh pejabat teras melakukan penyelewengan dana senilai 3 juta dolar. Oleh karena itu, krisis politik ini menambah beban berat bagi Zelenskyy. Khmara sendiri memegang rekam jejak sebagai mantan petinggi intelijen SBU.

Ia memimpin berbagai operasi serangan drone jarak jauh ke wilayah Rusia. Namun, kritikus menilai pengangkatan Khmara sekadar untuk meredam kemarahan publik. Oleh sebab itu, pemerintah harus segera membuktikan konsistensi strategi pertahanan nasional.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Inggris Menangkap Tersangka Ke-7 Terkait Rencana Teror
Pertahanan Udara Rusia Mengintersepsi 900 Drone Ukraina
Serangan Drone Menenggelamkan Kapal Dagang di Laut Hitam
Donald Trump Memicu Gelombang Kecaman
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Memanas Usai Ledakan
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Memanas Usai Ledakan Granat
Organisasi Lingkungan Menggugat Pemerintahan Trump Atas
Rusia Menghantam Jembatan Utama di Kyiv Dua Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Polisi Inggris Menangkap Tersangka Ke-7 Terkait Rencana Teror

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Pertahanan Udara Rusia Mengintersepsi 900 Drone Ukraina

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Donald Trump Memicu Gelombang Kecaman

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Memanas Usai Ledakan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Memanas Usai Ledakan Granat

Berita Terbaru

ASUS merilis laptop TUF Gaming 16 FX610JH berbekal prosesor Intel Core i7-14650HX, RTX 5050, dan layar 100% sRGB untuk kuliah dan kerja. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Merilis Laptop Gaming TUF Gaming 16 FX610JH

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:07 WIB

Ilustrasi, Polisi Inggris menangkap tersangka ketujuh plot teror pangkalan udara RAF Fairford. AS memindahkan pesawat pembom B-1 akibat ancaman Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Inggris Menangkap Tersangka Ke-7 Terkait Rencana Teror

Rabu, 7 Okt 2026 - 11:31 WIB

Pertahanan udara Rusia menjatuhkan hampir 900 drone Ukraina di Moskow. Zelenskyy memperingatkan ancaman gempuran rudal balistik balasan Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pertahanan Udara Rusia Mengintersepsi 900 Drone Ukraina

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:11 WIB