Kanada Lolos dari Tarif 50 Persen Usai Kesepakatan Dagang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengumumkan tarif balasan terhadap produk baja dan elektronik Amerika Serikat setelah negosiasi perdagangan. Dok: Istimewa.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengumumkan tarif balasan terhadap produk baja dan elektronik Amerika Serikat setelah negosiasi perdagangan. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON — Presiden AS Donald Trump menunda penerapan tarif impor 50 persen terhadap Kanada. Pemerintah AS menangguhkan pemberlakuan pajak atas barang impor senilai 20 miliar dolar AS tersebut. Langkah penundaan ini berlaku selama tiga hari jelang tenggat waktu resmi.

Trump mengklaim negosiasi kedua negara telah menghasilkan kesepakatan dagang yang adil. Selain itu, ia menyebut Kanada setuju memangkas tarif produk pertanian Amerika Serikat. Trump berjanji menghapus tarif produk susu AS hingga mencapai nol persen.

Baca Juga :  Terobosan Ekonomi Paris: AS dan China Sepakati Mekanisme Kerja Sama Baru

Sementara itu, Perdana Menteri Kanada Mark Carney menggelar rapat terbatas bersama jajaran kabinet. Menteri Perdagangan Dominic LeBlanc menegaskan pemerintah Kanada tetap melindungi sektor pertanian domestik. Namun, Kanada belum merinci komitmen balasan dari pihak Amerika Serikat.

Di sisi lain, Trump memberi sinyal untuk menghidupkan kembali proyek pipa minyak Keystone XL. Proyek pipa energi tersebut membentang dari Kanada menuju kawasan Amerika Serikat. Langkah kompromi ini meredakan ketegangan dagang jelang negosiasi ulang kesepakatan USMCA. Oleh sebab itu, kedua negara berupaya menghindari eskalasi perang tarif baru.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk
Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa
Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:24 WIB

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 September 2026 - 06:19 WIB

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Berita Terbaru

Serangan terhadap jalur pipa minyak Arab Saudi dan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak di atas $100 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:24 WIB

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB