Sony Kucurkan Rp 629 Miliar, Sulap Pabrik Cakram PlayStation

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Emulator SharpEmu berhasil menjalankan 6 game PS5 pada 60 FPS. Simak pembaruan shader SPIR-V, dukungan Vulkan, dan analisis teknisnya. Dok: Istimewa.

Emulator SharpEmu berhasil menjalankan 6 game PS5 pada 60 FPS. Simak pembaruan shader SPIR-V, dukungan Vulkan, dan analisis teknisnya. Dok: Istimewa.

THALGAU, POSNEWS.CO.ID – Raksasa teknologi Sony mengubah arah bisnis manufaktur fisik secara drastis menjelang akhir dekade ini.

Investasi Besar untuk Transisi Era Digital

Sony mengucurkan dana segar sebesar USD 35 juta atau sekitar Rp 629 miliar. Perusahaan menggunakan dana tersebut untuk mengubah fungsi pabrik cakram mereka di Thalgau, Austria.

Fasilitas Sony DADC tersebut selama ini memproduksi sekitar 600 ribu cakram setiap hari. Cakram tersebut meliputi game PlayStation, Blu-ray, hingga compact disk (CD).

Namun, volume produksi akan menurun tajam karena Sony berencana meninggalkan format game fisik. Pihak manajemen mengumumkan restrukturisasi pabrik kepada seluruh karyawan pada hari Rabu kemarin.

Menghindari PHK Melalui Pelatihan Ulang Staf

Keputusan besar ini tidak akan memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan. CEO Sony DADC Dietmar Tanzer memastikan seluruh staf tetap aman bekerja di sana.

Saat ini, produk PlayStation menyumbang sekitar 50 persen dari total produksi pabrik. Adapun pesanan game baru berkontribusi sebesar 20 persen dari volume tersebut.

Tanzer memprediksi kontribusi game fisik tersebut akan menyusut hingga sisa 10 persen pada 2028. Oleh karena itu, Sony melatih ulang staf untuk mengoperasikan mesin-mesin teknologi baru.

Baca Juga :  Gebrakan Fiskal Takaichi: Penundaan Pajak Pangan

Mengalihkan Fokus Manufaktur ke Teknologi Mikro Optik

Sony mengalihkan fungsi lini produksi pabrik dari cakram fisik ke komponen mikro optik. Kepala Mikro Optik Sony DADC Markus Streibl menjelaskan potensi besar teknologi masa depan ini.

Mikro optik memfokuskan dan mengarahkan cahaya dalam ruang yang sangat sempit. Industri otomotif biasanya menggunakan teknologi ini untuk memproyeksikan lampu sein mobil ke aspal.

Karyawan pabrik mulai menguji peralatan baru tersebut sejak pertengahan pekan ini. Sony menargetkan produksi massal mikrolensa optik ini berjalan sepenuhnya mulai tahun depan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sennheiser Merilis Headphone Nirkabel Momentum 5
Microsoft Merilis Surface Laptop 8 Berbekal Chip Snapdragon X2
Apple Merilis Mac mini M6 Berukuran Ringkas
Google Resmi Merilis Pixel 11 Berbekal Lensa Telefoto 5x
Google Merilis Pixel 11 Pro Berbekal Kamera Canggih
Google Merilis Pixel 11 Pro Fold Berbekal Chip Tensor G6
iPhone 18 Pro Berbekal Chip A20 Pro dan Kamera Apertur
ASUS Merilis Laptop Gaming TUF Gaming 16 FX610JH

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Sennheiser Merilis Headphone Nirkabel Momentum 5

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Apple Merilis Mac mini M6 Berukuran Ringkas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Google Resmi Merilis Pixel 11 Berbekal Lensa Telefoto 5x

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Google Merilis Pixel 11 Pro Berbekal Kamera Canggih

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Google Merilis Pixel 11 Pro Fold Berbekal Chip Tensor G6

Berita Terbaru

Sennheiser merilis headphone Momentum 5 dengan kualitas suara superior, baterai lepas-pasang 57 jam, dan perkiraan harga Rp6,3 juta. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sennheiser Merilis Headphone Nirkabel Momentum 5

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:10 WIB