JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Industri game bersiap menyambut peluncuran akbar Grand Theft Auto 6.
Raksasa Rockstar akan merilis game tersebut November mendatang.
Banyak pengembang menghindari persaingan dengan memajukan jadwal rilis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, sutradara Assassin’s Creed Black Flag Resynced bersikap berani.
Richard Knight meminta para pemain tetap memainkan game bajak lautnya.
Komitmen Dukungan Pasca-Peluncuran
Knight membagikan rencana masa depan dalam wawancara terbaru.
Ia berbicara langsung kepada YouTuber penggemar JorRaptor minggu ini.
Knight memastikan timnya terus memberikan pembaruan berkala.
Pihak pengembang fokus memperbaiki berbagai gangguan sistem permainan.
Mereka juga merancang peningkatan kualitas kenyamanan bagi pengguna.
Komitmen ini tetap berjalan melewati masa peluncuran pesaing beratnya.
Pengembangan Fitur New Game Plus
Ubisoft mengumumkan kesuksesan penjualan game remaster tersebut minggu lalu.
Game petualangan bajak laut ini mencatat penjualan 3 juta kopi.
Pihak penerbit merayakan prestasi dengan menjanjikan fitur New Game Plus.
Knight mengonfirmasi pengerjaan aktif fitur tersebut sekarang.
Tim developer mengadopsi basis teknologi dari sistem Assassin’s Creed Shadows.
Metode ini menekan risiko kesalahan teknis selama proses pemrograman.
Namun, Knight belum bisa menjamin tanggal rilis resmi fitur baru tersebut.
Harapan Tantangan Baru dan Ekspansi Cerita
Para penggemar mengharapkan kehadiran mode tantangan serupa versi Mirage.
Mode ini memicu pemain mengulang misi cerita dengan target khusus.
Pemain mengumpulkan poin guna membuka berbagai item kosmetik unik.
Komunitas juga mendesak peluncuran ulang ekspansi cerita Freedom Cry.
Konten legendaris tersebut mengisahkan petualangan mandiri karakter Adewale.
Namun, Ubisoft membutuhkan sumber daya raksasa untuk merealisasikannya.
Hingga saat ini, manajemen belum merestui rencana ekspansi tersebut.
Media game ternama IGN memberikan skor fantastis 9 dari 10.
Pecinta game bisa menikmati pelayaran seru ini sekarang.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













