Swiss Gelar Perundingan Rahasia Rusia, Ukraina, dan AS

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Lampu hijau di tanah netral. Swiss mengonfirmasi perundingan trilateral antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat akan berlangsung tanpa kehadiran media guna mencari jalan keluar bagi konflik yang berkepanjangan. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Lampu hijau di tanah netral. Swiss mengonfirmasi perundingan trilateral antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat akan berlangsung tanpa kehadiran media guna mencari jalan keluar bagi konflik yang berkepanjangan. Dok: Istimewa.

JENEWA, POSNEWS.CO.ID โ€“ Otoritas Swiss secara resmi mengonfirmasi penyelenggaraan pertemuan diplomatik tingkat tinggi untuk membahas krisis Ukraina. Putaran perundingan terbaru antara delegasi Rusia, Amerika Serikat, dan Ukraina dijadwalkan berlangsung di Jenewa pada 17 hingga 18 Februari.

Namun demikian, Departemen Luar Negeri Federal Swiss menekankan bahwa pertemuan tersebut akan berjalan dengan pengamanan informasi yang sangat ketat. Otoritas melarang keras kehadiran perwakilan media di dalam ruang perundingan trilateral tersebut guna menjaga kerahasiaan proses diplomasi.

Fokus Strategis: Militer dan Politik

Berdasarkan laporan awal, perundingan ini memiliki bobot lebih dari sekadar formalitas diplomatik. Berbagai sumber menyebutkan bahwa tim negosiator akan menitikberatkan pembahasan pada faktor-faktor kunci untuk menyelesaikan konflik.

Baca Juga :  10 Wilayah RI Berpotensi Tsunami Usai Gempa Rusia, Jauhi Pantai dan Tetap Tenang

Pilar utama pembahasan mencakup strategi militer di lapangan, penataan ulang peta politik kawasan, hingga solusi konkret bagi krisis kemanusiaan yang menimpa warga sipil. Selain itu, muncul indikasi bahwa delegasi Rusia dan Ukraina dapat melakukan kontak bilateral secara langsung di sela-sela agenda trilateral tersebut. Kedua belah pihak memandang langkah ini sebagai peluang langka untuk berbicara tanpa perantara di tengah ketegangan yang masih tinggi.

Kelanjutan dari Momentum Abu Dhabi

Pertemuan di Jenewa ini menandai peningkatan intensitas komunikasi internasional dalam dua bulan terakhir. Sejak Januari tahun ini, perwakilan dari ketiga negara tersebut telah mengadakan dua putaran pembicaraan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Baca Juga :  Cekcok Hingga Dugaan Penganiayaan Soal Away ke Yogya, Ricky Pratama Dipolisikan Pacar

Meskipun pihak terkait belum mempublikasikan hasil dari Abu Dhabi secara mendetail, kelanjutan dialog di Swiss menunjukkan adanya kemauan politik untuk tetap berada di meja perundingan. Delegasi memilih kembali Jenewa sebagai lokasi karena reputasinya sebagai tanah netral yang ideal untuk pembicaraan sensitif berskala global. Hingga saat ini, pihak penyelenggara belum memberikan kepastian mengenai durasi total pertemuan, mengingat kompleksitas isu yang akan ketiga delegasi besar tersebut bahas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Puji Kemenangan Telak Takaichi dan Siapkan Kunjungan ke Tiongkok
Malaysia dan Indonesia Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026
Putaran Kedua Rundingan Nuklir Iran-AS Dimulai
Resmi! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026
Mayat Dalam Koper di Brebes, Pelaku Pembunuhan Lansia Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Jelang Ramadan 2026, Diskotek dan Rumah Pijat di Jakarta Wajib Tutup Sementara
Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H: Hilal Mustahil Terlihat, Puasa Diprediksi 19 Februari 2026
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Hadapi Tuntutan Hukuman Mati

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:51 WIB

Trump Puji Kemenangan Telak Takaichi dan Siapkan Kunjungan ke Tiongkok

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:55 WIB

Malaysia dan Indonesia Resmi Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:48 WIB

Putaran Kedua Rundingan Nuklir Iran-AS Dimulai

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:55 WIB

Resmi! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:40 WIB

Mayat Dalam Koper di Brebes, Pelaku Pembunuhan Lansia Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Berita Terbaru

Lampu hijau untuk Jenewa. Menlu Iran Abbas Araghchi bertemu Menlu Oman di Muscat guna menyelaraskan posisi sebelum menghadapi delegasi Amerika Serikat dalam perundingan nuklir putaran kedua. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Putaran Kedua Rundingan Nuklir Iran-AS Dimulai

Selasa, 17 Feb 2026 - 20:48 WIB