Tanggul Sungai Cipatujah Jebol, 232 Warga Jonggol Terdampak dan 84 Mengungsi

Sabtu, 1 November 2025 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD membantu warga mengungsi setelah banjir merendam pemukiman di Desa Sukamanah, Jonggol, Bogor akibat tanggul Sungai Cipatujah jebol. (BPBD)

Petugas BPBD membantu warga mengungsi setelah banjir merendam pemukiman di Desa Sukamanah, Jonggol, Bogor akibat tanggul Sungai Cipatujah jebol. (BPBD)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Bencana alam kembali terjadi di wilayah Bogor. Hujan deras yang tidak berhenti membuat banjir besar menerjang Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jumat (31/10/2025) petang.

Hujan deras menggila, membuat tanggul Sungai Cipatujah jebol dan air langsung meluber menghantam permukiman warga di Kampung Rawa Bebek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Air bah datang mendadak dan membuat warga panik. Ketinggian air mencapai 50 cm hingga 1 meter, memaksa 84 warga mengungsi, terdiri dari 58 orang dewasa, 25 anak-anak, dan 1 lansia.

Baca Juga :  Polwan Jaga Jakarta Dampingi Korban Kebakaran Pasar Jiung Lewat Trauma Healing

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, membenarkan kejadian itu.

β€œDebit air naik saat hujan deras. Tanggul jebol dan air menerjang permukiman warga,” tegasnya, Sabtu (1/11/2025).

Total 232 jiwa dari 58 keluarga terdampak bencana ini. Tak hanya itu, dua warga terluka, satu di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan medis.

Warga terdampak sementara ditampung di sebuah ruko kantor perusahaan perumahan dekat lokasi. Hingga Sabtu pagi, air mulai berangsur surut, namun warga masih trauma dan khawatir banjir susulan jika hujan kembali turun.

Baca Juga :  Banjir Rendam 6 Desa di Serang, 695 KK Terdampak Usai Hujan Tiga Hari

BPBD Bogor memastikan tim masih siaga di lokasi dan menyiapkan bantuan lanjutan.

β€œPerlu penanganan lebih lanjut,” singkat Adam.

Situasi dipantau ketat. Warga diminta tetap waspada karena cuaca ekstrem diprediksi masih menghantui wilayah Bogor dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan
PWI Jakut Gelar Sharing Session Jurnalistik, Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Hoaks
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 6 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:21 WIB

Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:44 WIB

Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan

Senin, 6 Juli 2026 - 13:21 WIB

PWI Jakut Gelar Sharing Session Jurnalistik, Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Hoaks

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Senin, 6 Juli 2026 - 05:11 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 6 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB