Banjir Rendam 6 Desa di Serang, 695 KK Terdampak Usai Hujan Tiga Hari

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi banjir merendam permukiman warga di Kabupaten Serang, Banten, akibat hujan lebat selama tiga hari. (Posnews/Ist)

Kondisi banjir merendam permukiman warga di Kabupaten Serang, Banten, akibat hujan lebat selama tiga hari. (Posnews/Ist)

SERANG, POSNEWS.CO.ID – Banjir kembali merendam wilayah Kabupaten Serang, Banten setelah wilayah tersebut diguyur hujan selama tiga hari berturut-turut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mencatat enam desa di tiga kecamatan terendam banjir, dengan 695 kepala keluarga terdampak.

Berdasarkan laporan resmi BPBD Banten, banjir mulai terjadi pada Rabu malam (17/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Genangan air menyebar di Kecamatan Padarincang meliputi Desa Citasuk, Padarincang, Batukuwung, dan Kalumpang, kemudian di Kecamatan Cinangka tepatnya Desa Rancasanggal, serta Kecamatan Gunungsari di Desa Ciherang.

Selanjutnya, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Lutfi Mujahidin menjelaskan banjir dipicu hujan berintensitas sedang hingga lebat yang turun sejak pagi hingga malam.

Akibatnya, Sungai Cidanau dan Sungai Cikalumpang meluap dan menggenangi permukiman warga.

“Curah hujan tinggi menyebabkan dua sungai meluap dan merendam rumah warga,” ujar Lutfi, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga :  Polri Kerahkan 148 Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara, Perkuat Keamanan

BPBD Mencatat 695 KK atau 2.125 Jiwa Terdampak

Selain itu, ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 120 sentimeter, sehingga sejumlah akses jalan sempat terhambat.

BPBD mencatat 695 KK atau 2.125 jiwa terdampak, terdiri dari 108 lansia dan 133 balita, namun tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa.

Tak hanya permukiman, banjir juga merusak 569 rumah serta menggenangi sejumlah fasilitas umum dan sosial.

Beberapa lokasi terdampak antara lain Masjid Rohudhotul Mutaqin, Masjid Jami Al-Muhajirin, Madrasah Kampung Sukamaju, hingga ruas jalan desa.

Meski demikian, Lutfi menyebut kondisi air di Desa Citasuk mulai berangsur surut. Sebagian warga memilih evakuasi mandiri ke rumah kerabat dan lokasi yang lebih aman.

“Kondisi terkini air sudah mulai turun, warga sebagian mengungsi secara mandiri,” jelasnya.

Baca Juga :  Arkeologi Bulan: Melindungi Jejak Pertama Kemanusiaan

Namun di lapangan, petugas menghadapi sejumlah kendala. BPBD mengakui keterbatasan kendaraan operasional, minimnya sarana dan prasarana, akses jalan yang sulit, serta cuaca hujan yang masih berlangsung menghambat penanganan.

Oleh karena itu, BPBD merekomendasikan penetapan status Siaga Darurat yang dapat ditingkatkan menjadi Tanggap Darurat, disertai penguatan personel dan pemenuhan logistik lapangan.

Lebih lanjut, Lutfi mengungkapkan sebagian warga, khususnya lansia, memilih dievakuasi. Namun, mayoritas warga tetap bertahan di rumah meski terendam banjir karena kondisi tersebut kerap terjadi setiap tahun.

“Banyak warga tetap tinggal karena sudah langganan banjir tahunan,” kata Lutfi.

Saat ini, warga terdampak membutuhkan terpal, alas tidur, makanan siap saji, sembako, dan kebutuhan pokok lainnya sambil menunggu kondisi pulih. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Longboat Kabur ke PNG, 200 Butir Amunisi Dibuang ke Laut dan Berhasil Diamankan
Koper Dibuka, 5 Kg Sabu Ditemukan! Marcel Diduga Hendak Kirim ke Palembang
Ajakan Seks Rp300 Ribu Ditolak, Pria di Labura Tewas Ditebas Celurit 5 Kali
Mayat Terborgol di Rumah Kosong Kendal, Kepala Donna Dihantam Benda Tumpul
Ledakan Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Terluka dan 20 Ruko Rusak
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung Tewas Usai Serang Polisi
Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditemukan Tewas, Polisi Kejar Terduga Pelaku
Pulang Usai Beli Mi, 7 Remaja Naik Motor Roda Tiga Kecelakaan di Cileungsi, 2 Tewas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Longboat Kabur ke PNG, 200 Butir Amunisi Dibuang ke Laut dan Berhasil Diamankan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Koper Dibuka, 5 Kg Sabu Ditemukan! Marcel Diduga Hendak Kirim ke Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Ajakan Seks Rp300 Ribu Ditolak, Pria di Labura Tewas Ditebas Celurit 5 Kali

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Mayat Terborgol di Rumah Kosong Kendal, Kepala Donna Dihantam Benda Tumpul

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Ledakan Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Terluka dan 20 Ruko Rusak

Berita Terbaru

Pengacara David Hearn mendesak pengawas pemerintah AS menyelidiki kegagalan renovasi Kolam Refleksi Lincoln dan kriminalisasi palsu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengacara Mantan Atlet Olimpiade AS Mendesak Penyelidikan

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:12 WIB

Donald Trump mempromosikan investasi Anduril $3,7 miliar di Sparrows Point Maryland untuk komponen kapal selam nuklir AS menjelang pemilu sela. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Mempromosikan Investasi Anduril Senilai 3,7 Miliar

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:52 WIB