Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian membuka ruangan terkunci di sekolah swasta Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tempat ditemukan 995 senjata. (Posnews/Polres Jaksel)

Petugas kepolisian membuka ruangan terkunci di sekolah swasta Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tempat ditemukan 995 senjata. (Posnews/Polres Jaksel)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Penemuan 995 senjata api dan perlengkapannya di sebuah sekolah swasta kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, memasuki babak baru.

Pihak yayasan mengungkapkan masih ada satu ruangan yang menyerupai bunker dan hingga kini belum berhasil dibuka.

Kuasa hukum yayasan Hermawanto mengatakan ruangan tersebut berada di area yang sebelumnya dikuasai mantan Ketua Yayasan berinisial IWD, yang telah diberhentikan pada 18 April 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masih ada satu ruangan yang belum bisa kami buka. Bentuknya menyerupai bunker, sehingga kami meminta kepolisian segera menindaklanjutinya,” kata Hermawanto di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Dairi, Truk Rem Blong Tabrak 4 Kendaraan, 2 Anak Tewas

Ruangan Terkunci Dibuka Bersama Polisi

Penemuan ratusan senjata itu terjadi saat pengurus yayasan membuka sejumlah ruangan yang lama terkunci dengan pendampingan Polres Metro Jakarta Selatan pada 10–11 Juli 2026.

Menurut Hermawanto, pengurus baru tidak memiliki akses ke ruangan-ruangan tersebut karena seluruh kunci sebelumnya dibawa oleh IWD.

Dari hasil pembukaan itu, yayasan menemukan 995 pucuk senjata, amunisi, serta berbagai aksesori senjata. Selain itu, pada pemeriksaan lanjutan, mereka juga menemukan barang yang diduga narkoba dan CD porno.

Diduga Ada Laras M4 dan Alat Pembuat Peluru

Di lokasi yang sama, Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan Untung Sangaji mengungkapkan bahwa awalnya pihak sekolah hanya ingin membuka ruangan tersebut untuk kebutuhan operasional guru.

Baca Juga :  BMKG: Hujan Guyur Jabodetabek Hari Ini, Siang hingga Sore Meningkat

Namun, saat pintu dibuka bersama polisi, mereka justru menemukan berbagai komponen yang diduga berkaitan dengan senjata api.

Untung menyebut temuan itu antara lain laras senjata kaliber 5,56, pistol kaliber .40 dan 9 milimeter, magazine Glock, Walther, magazine M4, serta alat pembuat peluru.

“Kami sangat terkejut. Bagaimana mungkin alat pembuat peluru berada di lingkungan sekolah yang menaungi TK, SD, SMP, hingga SMA?” ujar Untung.

Yayasan meminta polisi mengusut kasus ini secara serius dan transparan serta mendampingi pembukaan ruangan yang diduga bunker. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WNA Thailand Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Buka Kelas Face Lifting di Hotel
Sopir Taksi Green Terseret BYD 50 Meter di Tol Tomang, Ini Kronologinya
Polisi Gerebek Kos di Kampung Bahari, Bandar dan 4 Pengguna Sabu Ditangkap
Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Dibubarkan, Polisi Pilih Jalur Mediasi
Jule Tak Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pilih Restorative Justice
Residivis Narkoba Diciduk di Mampang, Sabu Diduga Dikendalikan dari Lapas
4 Motor Diduga untuk Balap Liar Diamankan Brimob di Kalimalang
Jule Diamankan Polisi Terkait Vape Etomidate, Begini Kronologinya

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:52 WIB

WNA Thailand Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Buka Kelas Face Lifting di Hotel

Senin, 21 September 2026 - 17:50 WIB

Sopir Taksi Green Terseret BYD 50 Meter di Tol Tomang, Ini Kronologinya

Senin, 21 September 2026 - 17:36 WIB

Polisi Gerebek Kos di Kampung Bahari, Bandar dan 4 Pengguna Sabu Ditangkap

Senin, 21 September 2026 - 08:47 WIB

Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Dibubarkan, Polisi Pilih Jalur Mediasi

Minggu, 20 September 2026 - 07:50 WIB

Jule Tak Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pilih Restorative Justice

Berita Terbaru

Pengembang merilis keyboard split open-source Tiwaz dengan dua joystick dan soket hot-swap. Simak spesifikasi teknis dan panduan rakitnya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pengembang Luncurkan Tiwaz Keyboard Split Open Source

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:25 WIB

PM Italia Giorgia Meloni mengusulkan batasan kuota siswa asing dan larangan burqa di sekolah. Simak rincian aturan baru dan agenda pemilu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa

Selasa, 22 Sep 2026 - 09:18 WIB