Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tawuran. (Ist)

Ilustrasi, Tawuran. (Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Aksi tawuran geng motor bersenjata tajam pecah di wilayah Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Polisi menangkap tiga pelaku yang diduga terlibat bentrokan setelah lebih dulu janjian lewat media sosial.

Kapolsek Tamansari Iptu Azis Hidayat mengatakan polisi bergerak cepat setelah menerima laporan dari patroli siber terkait rencana tawuran antar kelompok pemuda.

“Patroli Cyber Posko Resmob Polres Bogor mendeteksi adanya sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan tawuran. Kami langsung menuju lokasi,” kata Azis, Minggu (3/5/2026).

Saat tiba di lokasi, polisi menemukan dua kelompok pemuda sedang bentrok.

Baca Juga :  Kejahatan Siber Meledak 2025, Polda Metro Catat 4.271 Laporan dan Kerugian Rp4,3 Triliun

Petugas kemudian dibantu warga sekitar membubarkan aksi tawuran tersebut.

Polisi juga langsung menangkap tiga pelaku di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tiga pelaku berhasil kami amankan setelah aksi tawuran dibubarkan,” ujarnya.

Ketiga pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial:

  • FR (17)
  • AL (18)
  • AF (17)

Dari tangan pelaku, polisi menyita:

  • senjata tajam jenis celurit
  • empat unit sepeda motor
  • Janjian Tawuran di Instagram

Hasil pemeriksaan sementara mengungkap para pelaku merencanakan tawuran melalui media sosial Instagram.

Mereka lebih dulu menentukan lokasi bentrokan sebelum akhirnya datang membawa senjata tajam.

Baca Juga :  KKB Bakar Pos di Nabire, TNI Selidiki Dugaan Perampasan Pistol G2 Combat

“Pelaku mengaku sudah janjian lewat Instagram untuk tawuran di lokasi yang telah disepakati,” kata Azis.

Polisi menyebut mayoritas pelaku masih berstatus pelajar di salah satu sekolah di Bogor.

Kelompok pelaku diketahui berasal dari Kota Bogor dan menyerang kelompok pemuda di Kecamatan Tamansari.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.

Namun, polisi menegaskan akan terus menindak aksi tawuran yang melibatkan geng motor dan pelajar.

Azis juga meminta sekolah serta orang tua meningkatkan pengawasan agar para remaja tidak kembali terlibat aksi kekerasan jalanan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan
Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi
Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo
Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat
Marinir AS Uji Sistem HIMARS untuk Deteksi Ancaman China
Pigai Kritik Media Dipenuhi Berita Negatif, Minta Jurnalis Lebih Objektif
Pramono Anung Warning Jual Beli Kartu Layanan Gratis, Pemprov DKI Siap Tindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:23 WIB

Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:01 WIB

Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat

Berita Terbaru

Kompensasi bagi

INTERNASIONAL

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Diplomasi penuh ancaman. Presiden Donald Trump mengeklaim negosiasi damai dengan Iran berada di tahap akhir, namun tetap memberikan ultimatum serangan militer. Kebuntuan ini terus memicu volatilitas harga minyak global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Ilustrasi, Kepatuhan digital menjadi pertaruhan. Pengadilan Federal Australia menjatuhkan denda A$650.000 kepada X Corp karena gagal memberikan informasi mengenai penanganan konten eksploitasi seksual anak kepada otoritas keamanan daring. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB