WENCHANG, POSNEWS.CO.ID – Tiongkok berhasil menyelesaikan uji terbang penting untuk program eksplorasi bulan berawak pada Rabu siang. Kantor Teknik Antariksa Berawak Tiongkok (CMSA) mengonfirmasi keberhasilan uji demonstrasi roket Long March-10 dan wahana antariksa Mengzhou di Hainan.
Uji coba ini berlangsung di Situs Peluncuran Antariksa Wenchang yang baru saja selesai membangun landasan peluncuran khusus. Keberhasilan ini mengikuti serangkaian tonggak sejarah sebelumnya, termasuk uji pembakaran mesin Long March-10 dan verifikasi pendaratan untuk wahana pendarat bulan Lanyue.
Uji Darurat pada Tekanan Maksimum
Pusat komando mengeluarkan instruksi penyalaan mesin tepat pada pukul 11.00 waktu setempat. Roket prototipe Long March-10 meluncur dan mencapai kondisi yang sesuai dengan rezim pembatalan penerbangan pada tekanan dinamis maksimum.
Begitu menerima perintah dari roket, wahana Mengzhou segera mengeksekusi prosedur pemisahan dan pembatalan darurat. Hasilnya, kapsul kembali (return capsule) Mengzhou dan tingkat pertama roket berhasil mendarat secara terkendali di laut. Otoritas menyebut keberhasilan pemulihan di laut ini sebagai pencapaian perdana bagi teknologi antariksa Tiongkok.
Inovasi Teknologi dan Penggunaan Ulang
Misi ini menonjolkan penggunaan model roket dan wahana antariksa yang benar-benar baru. Selain itu, tim teknis memodifikasi seluruh artikel uji coba sesuai dengan standar persyaratan penggunaan kembali (reusability).
Situs Peluncuran Wenchang juga membuktikan kemampuannya dalam mengoperasikan landasan luncur baru sembari melanjutkan pembangunan infrastruktur lainnya. Di sisi lain, sistem zona pendaratan berhasil mengatasi tantangan teknis terkait pemulihan splashdown pertama bagi wahana berawak Tiongkok di wilayah perairan.
Fondasi untuk Misi Bulan Berawak
Keberhasilan uji coba ini memvalidasi kinerja pendakian dan pemulihan roket dengan sangat akurat. Selain itu, pengujian ini membuktikan fungsi pembatalan darurat wahana Mengzhou bekerja sempurna dalam kondisi tekanan ekstrem.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Data penerbangan dan pengalaman teknik ini menjadi modal berharga bagi misi bulan berawak Tiongkok di masa depan. Integrasi antarsistem yang teruji memberikan keyakinan lebih tinggi bagi Beijing untuk mengirimkan astronot mereka ke permukaan Bulan sebelum tahun 2030. Saat ini, Tiongkok terus mempercepat pengembangan komponen kunci guna memastikan kedaulatan teknologi mereka di ruang angkasa.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia





















