Tragedi KDRT di Kolaka Utara: Istri Kedua Tikam Istri Ketiga, Polisi Tindaklanjuti

Rabu, 10 September 2025 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penusukan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Penusukan. (Posnews/Ist)

SULAWESI TENGGARA, POSNEWS.CO.ID – Pada Selasa, 9 September 2025, sekitar pukul 14.00 WITA, terjadi insiden penusukan di Dusun 3, Desa Ponggiha, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.

Lobo bin Tarring (52), istri kedua Syamsuddin, menusuk Sahari (18), istri ketiga Syamsuddin, dengan sebilah badik di bagian punggung kiri.

Aipda Ahmad Syaiful, Humas Polres Kolaka Utara, membenarkan kejadian tersebut. Korban kini dirawat di RSUD Djafar Harun akibat luka tusuk.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syamsuddin mengetahui kejadian tersebut dari Sule, yang memberitahunya bahwa Sahari telah ditusuk oleh Lobo di rumahnya. Syamsuddin segera pulang dan mendapati Sahari bersimbah darah hingga segera dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga :  Tes DNA Ulang Lisa Mariana di Singapura, Nama Ridwan Kamil Ikut Diajukan

Menurut Bripda Putri, Banit PPA Sat Reskrim Polres Kolaka Utara, Lobo mengaku nekat menusuk Sahari karena merasa suaminya lebih sering bersama korban dibandingkan dengannya.

Sahari mendapatkan lima jahitan akibat tikaman dan masih dirawat di rumah sakit. Pelaku diamankan sekitar pukul 17.00 WITA dan terancam Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang penganiayaan.

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Sindikat Sabu 11 Kg dari Malaysia, Satu DPO Ditangkap

Insiden ini menambah daftar kasus kekerasan dalam rumah tangga di Sulawesi Tenggara. Sebelumnya, pada Jumat, 5 September 2025, seorang bocah berusia 10 tahun bernama MA tewas akibat digorok lehernya saat hendak pergi mengaji di Kolaka Timur.

Pelaku berinisial RH (18) telah diamankan dan motif pembunuhan tersebut tengah diselidiki oleh pihak kepolisian.

Polres Kolaka Utara mengimbau masyarakat untuk menjaga keharmonisan dalam keluarga dan melaporkan segera jika terjadi kekerasan dalam rumah tangga. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Oknum Polisi Tegal Positif Sabu, Kasus Dugaan Siksa Istri Siri Makin Terkuak
Lulusan S2 Rampok Toko Emas di Depok, Gasak Rp20 Juta demi Bayar Utang Pinjol
Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB