Bareskrim Bongkar Sindikat Sabu 11 Kg dari Malaysia, Satu DPO Ditangkap

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Bareskrim Polri menangkap DPO jaringan narkotika internasional terkait penyelundupan 11 kilogram sabu dari Malaysia di sebuah hotel di Kota Dumai, Riau. (Posnews/Ist)

Petugas Bareskrim Polri menangkap DPO jaringan narkotika internasional terkait penyelundupan 11 kilogram sabu dari Malaysia di sebuah hotel di Kota Dumai, Riau. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri meringkus DPO kasus narkotika jaringan internasional, Muhammad Zaki, yang diduga terlibat penyelundupan 11 Kg sabu dari Malaysia lewat jalur laut ke wilayah Riau.

Penangkapan dilakukan tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 22.30 WIB di Hotel City Dumai, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Dumai, Riau.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, menyebut pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan laporan masyarakat terkait jaringan narkotika lintas negara yang beroperasi di wilayah perairan Bengkalis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi Lacak DPO hingga Hotel di Dumai

Berawal dari informasi masyarakat, tim langsung melakukan penyelidikan intensif dan surveillance terhadap pergerakan tersangka.

Hasil pemantauan menunjukkan Muhammad Zaki berada di kamar 302 Hotel City Dumai.

Selanjutnya, petugas melakukan penangkapan tanpa perlawanan dan langsung mengamankan tersangka untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Penangkapan dilakukan setelah tim memastikan keberadaan target melalui surveillance ketat di lapangan,” ungkap penyidik dalam laporan resmi.

Baca Juga :  Pleno PBNU Kubu Gus Yahya Bahas Program dan Rencana, Tolak Keputusan Pj Ketum Baru

Meski tidak ditemukan barang bukti narkotika saat penangkapan, polisi menegaskan tersangka merupakan bagian penting dari jaringan penyelundupan sabu lintas negara.

Peran Krusial: Perantara Tekong Laut dan Gudang Jaringan

Dari hasil pemeriksaan awal, Muhammad Zaki berperan sebagai perantara tekong laut sekaligus pengelola penyimpanan barang (gudang) dalam jaringan yang dikendalikan seorang narapidana berinisial RAMZI dari Rutan Dumai.

Polisi mengungkap, jaringan ini sudah beroperasi sejak awal 2025 dengan pola distribusi narkotika dari Malaysia menuju Pulau Rupat, Riau.

Pada Februari 2025, tersangka bahkan terlibat dalam pengiriman 5 kilogram sabu yang dibawa melalui jalur laut sebelum diteruskan ke jaringan darat.

Kemudian pada Mei 2025, ia kembali menerima kiriman 11 kilogram sabu yang disembunyikan dan disimpan di rumahnya sebelum didistribusikan lebih lanjut.

Sempat Buron, Sembunyi di Kebun Selama Sebulan

Polisi juga mengungkap fakta bahwa Muhammad Zaki sempat melarikan diri saat hendak ditangkap pada 31 Mei 2025.

Ia kabur melalui pintu belakang rumah dan bersembunyi di area kebun di Kecamatan Rupat, Riau selama hampir satu bulan.

Baca Juga :  Komisi VI DPR Setujui 4 Perjanjian Dagang, Mendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Selama pelarian, tersangka masih menerima aliran dana dari jaringan untuk biaya hidup yang dikirim melalui perantara keponakan bandar utama.

Sabu Senilai Rp19,8 Miliar, 55 Ribu Jiwa Diselamatkan

Dari hasil pengungkapan ini, Bareskrim Polri memperkirakan nilai ekonomi narkotika jenis sabu yang berhasil disita mencapai Rp19,8 miliar.

Selain itu, aparat juga menyebut operasi ini berhasil menyelamatkan sekitar 55.000 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Jaringan Internasional Terus Dikembangkan

Saat ini, tersangka Muhammad Zaki telah dibawa ke kantor Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk pemeriksaan intensif.

Polisi juga terus melakukan pengembangan terhadap jaringan lain, termasuk pengendali utama dan pihak yang masih berstatus DPO.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menegaskan, pihaknya akan terus membongkar jaringan narkotika internasional hingga ke akar-akarnya.

“Pengembangan jaringan terus dilakukan untuk mengejar seluruh pihak yang terlibat,” tegas Brigjen Pol Eko Hadi Santoso. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berawal dari Setoran Parkir Rp30 Ribu, Jukir di Depok Alami 3 Luka Tusuk
Cekcok Soal Suara Bangunan, Mantan Anggota Kopassus Dibacok di JGC
Kapal Diduga Matikan AIS Selama 3 Hari, 1,16 Ton Ketamin Disita di Sumut
Demi Anak Masuk Sekolah Kedinasan, Ayah 69 Tahun Kehilangan Rp150 Juta
Demi Menyelamatkan Ibu, Anak Ini Berjalan 2 Kilometer ke Kantor Polisi
Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat
Subsidi Gas Diduga Diselewengkan, Bareskrim Bongkar Gudang LPG di Sidoarjo
Tubuh Penuh Luka Tusuk, Muhammad Imran Tewas di Parit Kebun Sawit

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Berawal dari Setoran Parkir Rp30 Ribu, Jukir di Depok Alami 3 Luka Tusuk

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Cekcok Soal Suara Bangunan, Mantan Anggota Kopassus Dibacok di JGC

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Demi Anak Masuk Sekolah Kedinasan, Ayah 69 Tahun Kehilangan Rp150 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Demi Menyelamatkan Ibu, Anak Ini Berjalan 2 Kilometer ke Kantor Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat

Berita Terbaru

Attack Shark resmi merilis mouse gaming R5 Turbo dari bahan carbon fiber berbobot 43 gram dengan sensor PixArt 60.000 DPI dan polling rate 8.000 Hz. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Attack Shark Rilis Mouse Gaming Carbon Fiber R5 Turbo

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:58 WIB

Nintendo meluncurkan revisi Switch 2 di Eropa dengan baterai mudah lepas. Simak pembongkaran komponen layar LCD, motherboard, dan RAM. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nintendo Rilis Switch 2 di Eropa dengan Baterai Mudah Lepas

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:56 WIB

Square Enix mengonfirmasi Hard Mode pada Final Fantasy VII Revelation langsung terbuka sejak awal permainan dengan mekanisme baru. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pengembang Final Fantasy VII Pastikan Hard Mode Terbuka

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:42 WIB