WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Donald Trump mengkritik keras Jaksa AS Jeanine Pirro di Gedung Putih. Trump menyebut Pirro menyerah menghadapi tekanan hakim federal. Selain itu, Pirro menghentikan kasus dugaan vandalisme kolam Lincoln Memorial.
Namun, Pirro menegaskan kerusakan kolam murni akibat kelalaian kontraktor. Pembelaan Pirro ini memicu kekecewaan mendalam dari Trump. Selanjutnya, Trump menyebut Pirro telah gagal menjalankan tugas penuntutan.
Latar Belakang Penanganan Kasus Vandalisme
Mantan atlet David Hearn sebelumnya menghadapi tuduhan perusakan fasilitas publik. Namun, Hearn mengaku hanya menyentuh lapisan kolam yang terkelupas. Kemudian, petugas taman memerintahkan Hearn untuk menjauh dari lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibatnya, jaksa penuntut tidak menemukan bukti kuat unsur kesengajaan. Sementara itu, hakim mengkritik langkah kementerian hukum dalam kasus ini. Oleh karena itu, Pirro memilih mencabut seluruh dakwaan hukum.
Kontraktor Proyek dan Jadwal Perbaikan Kolam
Sebelumnya, Trump memuji kontraktor Atlantic Industrial Coatings untuk proyek tersebut. Namun, Trump kini berusaha melepaskan diri dari kontraktor tersebut. Selain itu, kontraktor menerima kontrak tanpa tender senilai 14,7 juta dolar.
Selanjutnya, Trump berjanji menyelesaikan perbaikan kolam dalam dua minggu. Sementara itu, pemerintah belum mengumumkan total biaya perbaikan tambahan.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













