Aliansi Quad Sepakati Langkah Konkret di Indo-Pasifik

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan dari New Delhi. Para menteri luar negeri aliansi Quad mengumumkan inisiatif maritim, energi, dan pelabuhan guna menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik dari dominasi Tiongkok. Dok: (AP Photo/Manish Swarup)

Peringatan dari New Delhi. Para menteri luar negeri aliansi Quad mengumumkan inisiatif maritim, energi, dan pelabuhan guna menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik dari dominasi Tiongkok. Dok: (AP Photo/Manish Swarup)

NEW DELHI, POSNEWS.CO.ID – Aliansi keamanan Quad mengumumkan babak baru kerja sama strategis. Dalam pertemuan di New Delhi, keempat negara meluncurkan inisiatif baru. Program ini mencakup keamanan maritim, infrastruktur pelabuhan, dan ketahanan energi.

Mereka mengambil langkah ini di tengah kekhawatiran regional. Ekspansi militer dan pengaruh ekonomi Tiongkok di Indo-Pasifik kini kian agresif. Menteri Luar Negeri India, AS, Jepang, dan Australia menghadiri langsung pertemuan tersebut. Mereka adalah Subrahmanyam Jaishankar, Marco Rubio, Toshimitsu Motegi, dan Penny Wong.

Pengawasan Maritim Terintegrasi dan Proyek Fiji

Usai pertemuan, Marco Rubio mengumumkan inisiatif pemantauan maritim Indo-Pasifik yang baru. Program ini mengintegrasikan kemampuan pengawasan keempat negara. Sistem ini juga memperkuat pembagian informasi secara real-time di seluruh samudera.

Selain keamanan laut, Quad merambah sektor infrastruktur fisik. Rubio mengungkapkan bahwa aliansi akan membantu Fiji meningkatkan infrastruktur pelabuhannya. Proyek di Fiji ini menandai kerja sama infrastruktur regional pertama yang Quad eksekusi secara resmi.

“Kami berkomitmen kuat terhadap kemitraan ini. Ini adalah poros utama strategi global kami,” tegas Rubio mengenai komitmen AS.

Ketahanan Energi dan Konflik Selat Hormuz

Fokus diskusi para menteri juga beralih pada ketahanan energi global yang rapuh. Quad meluncurkan Inisiatif Keamanan Energi Indo-Pasifik guna memperkuat rantai pasok regional. Amerika Serikat berencana menjamu Forum Keamanan Bahan Bakar Quad akhir tahun ini.

Urgensi pengamanan pasokan ini kian mendesak menyusul perang Iran yang mengancam Selat Hormuz. Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, memperingatkan tekanan ekonomi akut di Indo-Pasifik. Menurutnya, penutupan Selat Hormuz akan membawa konsekuensi fatal bagi energi regional.

Baca Juga :  Menag Tegaskan Kurban Bukan Sekadar Ritual, Tapi Solusi Stunting

Wong juga menegaskan penolakan keras terhadap rencana retribusi kapal oleh Iran di Selat Hormuz. “Kami mendukung prinsip kebebasan navigasi dan menolak tegas usulan tarif tol tersebut,” ujar Wong.

Perselisihan tarif dagang antara AS dan India sempat menunda KTT pemimpin Quad sebelumnya. Namun, pertemuan di New Delhi ini menjadi sinyal pulihnya keselarasan visi mereka.

Subrahmanyam Jaishankar menggambarkan pembicaraan ini sebagai latihan yang sangat bernilai tinggi. Pertumbuhan ekonomi, perdagangan, dan pelayaran di kawasan terus meningkat. Jaishankar menekankan bahwa tanggung jawab Quad akan berkembang seiring pertumbuhan tersebut.

Beijing menuding Quad sebagai alat Barat untuk membendung Tiongkok. Namun, anggota Quad menegaskan aliansi ini murni menjaga Indo-Pasifik tetap bebas dan berdaulat. Para menteri sedang mempersiapkan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) para pemimpin Quad pada akhir tahun ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terbaru