JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Perkembangan kebakaran sadis Gedung Terra Drone di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (9/12/2025) siang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mengonfirmasi 20 orang meninggal dunia.
Kepala Pelaksana BPBD Jakarta Isnawa Adji menegaskan bahwa jumlah tersebut merupakan data awal. “Informasi sementara menyebutkan adanya 20 korban meninggal dunia,” ujarnya.
Meski kobaran api meratakan sebagian besar bangunan, petugas berhasil mengevakuasi tujuh orang selamat. “Tujuh orang berhasil diselamatkan. Data korban lainnya masih dalam proses penyisiran dan pendataan,” jelas Isnawa.
Laporan dari Command Center Gulkarmat Jakarta menyebut Gedung Terra Drone sebagai sumber kebakaran. Lokasinya berada tepat di jantung kawasan padat Kemayoran.
Damkar Kerahkan 101 PersonelUntuk menjinakkan “si jago merah,” Gulkarmat menerjunkan 28 unit mobil damkar dan 101 personel. Upaya pemadaman berlangsung dramatis karena api membesar dan asap pekat memenuhi gedung bertingkat itu.
Setelah berjam-jam berkutat, petugas akhirnya berhasil memadamkan api. Fokus operasi kini beralih ke pencarian dan evakuasi korban jiwa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kantong Jenazah Terus Bermunculan
Pantauan di lokasi memperlihatkan suasana mengerikan. Pada pukul 15.53 WIB, sejumlah petugas keluar dari gedung sambil membawa dua kantong jenazah warna merah. Jenazah langsung dipindahkan ke mobil ambulans untuk dibawa ke RS Polri Kramat Jati.
Petugas lainnya masih terlihat bergerak di dalam gedung hangus itu. Mereka yang berada di lantai atas bahkan memecahkan kaca untuk mempercepat proses evakuasi. Di depan gedung, sebuah kendaraan “smoke removal” ditempatkan untuk menyedot asap tebal di dalam bangunan.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berjibaku menyisir setiap sudut gedung demi menemukan korban yang mungkin belum terdeteksi. Warga sekitar pun memadati area depan gedung, menyaksikan detik-detik proses evakuasi yang penuh ketegangan. (red)





















