Usai Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Disdik DKI Terapkan PJJ – Fokus Pemulihan Mental

Minggu, 9 November 2025 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Usai ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pelajar dan warga disekitar lokasi masih trauma membuat aktivitas belajar lumpuh total.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) resmi menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk seluruh siswa hingga kondisi sekolah dinyatakan aman kembali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menegaskan, kegiatan belajar mengajar akan dilakukan secara daring mulai Senin (10/11/2025).

“Kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan secara daring hingga kondisi sekolah dapat digunakan kembali,” ujar Nahdiana kepada wartawan, Minggu (9/11/2025).

Ia menambahkan, fokus utama PJJ kali ini bukan hanya soal akademik, melainkan pemulihan psikologis dan mental siswa usai insiden mengejutkan tersebut.

Baca Juga :  Polda Metro Dampingi Korban Ledakan SMAN 72, Trauma Healing Digelar di Tiga RS

Pendampingan Psikolog dan Kelas Pemulihan

Nahdiana menjelaskan, pembelajaran di kelas nantinya akan dikemas dengan kegiatan ringan dan interaktif.

“Pembelajaran akan diisi wali kelas dan psikolog dengan aktivitas seperti olahraga dan seni agar anak-anak kembali merasa aman,” jelasnya.

Selain itu, sebelum kegiatan belajar dimulai, orang tua siswa akan diundang ke sekolah. Mereka akan diberi pemahaman tentang langkah pemulihan bersama pihak sekolah, psikolog, serta unsur wilayah setempat.

“Petugas dari Dinas Kesehatan dan Dinas PPAPP juga sudah berjaga di lokasi untuk memastikan pendampingan berjalan baik,” ungkap Nahdiana.

PPAPP DKI Turunkan Mobil SAPA dan Tim Psikolog

Baca Juga :  Wamenko Polhukam: Senjata di SMAN 72 Jakarta Hanya Mainan, Densus 88 Selidiki Ledakan

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Iin Mutmainnah, memastikan pihaknya telah menurunkan Mobil SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) ke lingkungan sekolah.

“Kami menyiapkan tenaga psikolog untuk mendampingi anak-anak selama PJJ dan proses pemulihan di sekolah,” tegas Iin.

Mobil SAPA memberikan dukungan psikis gratis bagi siswa, guru, dan warga terdampak trauma pasca-ledakan.

Hingga Minggu malam, petugas gabungan dari Dinas Kesehatan, PPAPP, dan aparat keamanan masih melakukan pemantauan di area sekolah.

Pemerintah DKI Jakarta berjanji, kegiatan tatap muka baru akan dibuka setelah seluruh area dinyatakan aman dan layak digunakan kembali. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan
PWI Jakut Gelar Sharing Session Jurnalistik, Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Hoaks
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 6 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:21 WIB

Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:44 WIB

Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan

Senin, 6 Juli 2026 - 13:21 WIB

PWI Jakut Gelar Sharing Session Jurnalistik, Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Hoaks

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Senin, 6 Juli 2026 - 05:11 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 6 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB