Viral Ojol Memohon Saat Motor Diangkut Dishub Jaktim, Ini Penjelasan Resmi Dishub

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengemudi ojek online memohon kepada petugas saat motornya diangkut dalam operasi penertiban parkir liar di Jatinegara Timur, Jakarta Timur. (Posnews/Instagram)

Pengemudi ojek online memohon kepada petugas saat motornya diangkut dalam operasi penertiban parkir liar di Jatinegara Timur, Jakarta Timur. (Posnews/Instagram)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Video seorang pengemudi ojek online (ojol) yang memohon kepada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) agar tidak mengangkut motornya viral di media sosial.

Petugas menertibkan parkir liar di kawasan Jatinegara Timur, Jakarta Timur, saat peristiwa itu terjadi.

Dalam video yang beredar melalui akun Instagram @depok24jam, pengemudi ojol panik lalu memohon kepada petugas setelah melihat motornya berada di atas truk pengangkut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia bahkan memanjat pintu truk untuk menghentikan kendaraan tersebut.

Menanggapi video yang viral itu, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Harlem Simanjuntak menjelaskan bahwa petugas menggelar operasi penertiban parkir liar di Jalan Jatinegara Timur, tepatnya di depan J-Town, pada Rabu (17/6/2026).

Harlem mengatakan tim gabungan dari Sudinhub Jakarta Timur, Satpol PP, Sudin Sosial, dan Kepolisian ikut dalam operasi tersebut.

Baca Juga :  Street Crime Menggila, Aksi Pemerasan di Traffic Light Kalijodo Bikin Resah Pengendara

Lima Motor Parkir di Trotoar

Harlem menjelaskan petugas mengangkut lima sepeda motor yang parkir di atas trotoar. Salah satu motor tersebut milik pengemudi ojol yang sedang mengambil pesanan makanan.

Saat kembali ke lokasi, pengemudi itu melihat motornya sudah berada di atas truk pengangkut lalu langsung mendatangi petugas.

“Petugas menjalankan penertiban sesuai Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. Petugas melakukan penderekan kendaraan, angkut jaring untuk sepeda motor, serta Operasi Cabut Pentil terhadap kendaraan yang melanggar aturan parkir,” kata Harlem, Jumat (19/6/2026).

Dishub Utamakan Pendekatan Humanis

Harlem mengatakan petugas mengarahkan pemilik kendaraan untuk mengambil motornya di Kantor Sudinhub Jakarta Timur guna menjaga keselamatan selama proses pengangkutan.

Ia menegaskan petugas memahami bahwa sepeda motor menjadi sarana utama pengemudi ojol mencari nafkah.

Karena itu, petugas mengedepankan pendekatan humanis dan memberikan penjelasan kepada pemilik kendaraan.

Baca Juga :  Dikira Ikan Besar, Nelayan Malah Dapat Buaya 5 Meter di Sungai Barumun

Setelah tiba di Kantor Sudinhub Jakarta Timur, pemilik kendaraan menjalani proses administrasi dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi pelanggaran.

Setelah itu, ia kembali menggunakan motornya untuk bekerja.

Dishub Minta Maaf

Harlem menegaskan petugas menindak seluruh kendaraan yang melanggar aturan parkir, baik roda dua maupun roda empat, tanpa membedakan profesi pemilik kendaraan.

Menurut Harlem, petugas melakukan penertiban untuk menjaga fungsi trotoar bagi pejalan kaki sekaligus menciptakan ketertiban dan keselamatan lalu lintas.

Selain itu, Sudinhub Jakarta Timur menyampaikan permintaan maaf atas tindakan petugas yang menuai sorotan publik.

“Kami akan melakukan evaluasi dan pembinaan agar seluruh petugas dapat menjalankan tugas secara lebih humanis, persuasif, dan tetap profesional dalam melayani masyarakat,” ujar Harlem.

Sementara itu, warganet terus memperbincangkan video pengemudi ojol yang memohon agar petugas tidak mengangkut motornya. Video tersebut juga memicu beragam tanggapan di media sosial. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta
Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD
MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan
Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Mayoritas Berawan, Bekasi Capai 34 Derajat
PWI-LS Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Status Cagar Budaya Makam Mbah Priok
Air Kali Bekasi Hitam Pekat, DLH Ungkap Dugaan Pencemaran
Modus Janjikan Lolos PJLP SDA Jakut, Warga Mengaku Tertipu Jutaan Rupiah

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:43 WIB

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:10 WIB

MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:54 WIB

BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:57 WIB

Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Mayoritas Berawan, Bekasi Capai 34 Derajat

Berita Terbaru

Tri Waluyo menerima audiensi Koalisi Santri Kota di DPRD DKI Jakarta. (Posnews/MR)

JABODETABEK

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:43 WIB

Wamendag Dyah Roro Esti membuka Sanur Fashion Week 2026 di Denpasar, Bali. (Posnews/Kemendag)

EKBIS

Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:32 WIB