Vivo Siapkan Varian Tertinggi: X500 Pro Max Muncul di Database IMEI

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ambisi premium dari Vivo. Bocoran model Vivo X500 Pro Max dalam basis data IMEI mengonfirmasi kehadiran varian teratas sebelum peluncuran model Ultra pada tahun 2027. Dok: Istimewa.

Ambisi premium dari Vivo. Bocoran model Vivo X500 Pro Max dalam basis data IMEI mengonfirmasi kehadiran varian teratas sebelum peluncuran model Ultra pada tahun 2027. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Vivo segera memperluas jajaran ponsel pintar flagship mereka melalui seri X500. Perusahaan ini menyiapkan model baru yang bernama Vivo X500 Pro Max. Kehadiran model tersebut muncul dalam basis data IMEI baru-baru ini.

Laporan dari Gizmochina melalui SmartPrix menunjukkan bahwa Vivo ingin menghadirkan varian teratas sebelum model Ultra meluncur. Sebagai informasi, model Ultra sendiri dirumorkan akan menyusul pada paruh pertama tahun 2027. Sebelumnya, database IMEI juga telah mencatat keberadaan seri X500 lainnya, yakni model X500e, X500, dan X500 Pro.

Bocoran Spesifikasi: Layar 2K dan Baterai Jumbo

Vivo X500 Pro Max menawarkan spesifikasi yang sangat mumpuni. Ponsel ini membawa layar AMOLED 2K berukuran 6,9 inci. Selain itu, Vivo membenamkan chipset MediaTek Dimensity 9600 ke dalam perangkat tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perangkat ini juga menjanjikan ketahanan baterai yang luar biasa. Vivo menyematkan baterai berkapasitas 7.000mAh di dalamnya. Untuk mendukung pengisian cepat, ponsel ini mendukung daya 100W, baik melalui kabel maupun nirkabel. Maka dari itu, spesifikasi ini menempatkan X500 Pro Max sebagai salah satu ponsel dengan performa paling efisien tahun ini.

Baca Juga :  Kericuhan Jakarta, Polda Metro Jaya Rugi Rp180 Miliar Akibat Fasilitas Rusak

Fokus Inovasi pada Kamera

Pembocor teknologi Digital Chat Station mengungkapkan bahwa Vivo sedang menguji kemampuan kamera secara intensif untuk lini X500. Tiga model dalam lini tersebut kini menggunakan kamera utama 50MP dengan sensor berukuran besar 1/1,28 inci.

Selanjutnya, sensor tersebut diduga kuat sebagai Sony LYT-838 yang belum rilis secara resmi. Di samping itu, varian kelas atas seperti X500 Pro dan X500 Pro Max akan mengadopsi teknologi sensor LOFIC (Lateral Overflow Integrator Capacitor). Teknologi ini mampu meningkatkan rentang dinamis (dynamic range) secara signifikan. Oleh karena itu, kamera ponsel dapat menghindari overexposure saat mengambil gambar dalam kondisi cahaya yang menantang.

Baca Juga :  Vince Zampella, Sang Bapak Call of Duty, Tewas Tragis di Usia 55

Strategi Peluncuran Seri X500

Seri X500 diprediksi akan meluncur pada September tahun ini. Namun demikian, Vivo belum memberikan keterangan resmi apakah mereka akan memperkenalkan seluruh varian secara bersamaan. Dengan demikian, publik masih menunggu konfirmasi jadwal distribusi untuk masing-masing model.

Strategi ini menunjukkan ambisi Vivo dalam menguasai pasar flagship global. Mereka terus berinovasi untuk memberikan pilihan terbaik bagi konsumen yang mencari performa tinggi dan kualitas kamera kelas profesional.

Menatap Standar Baru Flagship

Kehadiran Vivo X500 Pro Max mempertegas persaingan sengit di kelas ponsel premium pada 2026. Singkatnya, inovasi pada sensor kamera dan kapasitas baterai menjadi nilai jual utama yang diharapkan mampu memikat pasar.

Dengan demikian, industri kini memantau sejauh mana kemampuan Vivo dalam mengoptimalkan chip Dimensity 9600 ini. Apakah perangkat tersebut mampu mengungguli dominasi kompetitornya di pasar global pada akhir tahun nanti?

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengurus Amdal dan IPLC Agar Pabrik Tidak Disegel
Perlindungan Tenaga Kerja dalam Rantai Pasok TBS
Aturan Hukum Pemanfaatan Lahan Gambut untuk Sawit
Payung Hukum Pendirian dan Operasional Pabrik Sawit
Kejar-kejaran di Bangli, BNN Ringkus Dua WN Rusia Pembawa 7,8 Kg Hashish
Standar Baku ISPO: Menakar Kepatuhan Teknis Penanaman Sawit
Revisi UU Polri, Pigai Dorong Kalangan Sipil Isi Jabatan Non-Operasional di Kepolisian
Sertifikat Hak Milik Kebun Harus Sinkron dengan RTRW

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:06 WIB

Mengurus Amdal dan IPLC Agar Pabrik Tidak Disegel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:50 WIB

Perlindungan Tenaga Kerja dalam Rantai Pasok TBS

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:42 WIB

Aturan Hukum Pemanfaatan Lahan Gambut untuk Sawit

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:01 WIB

Payung Hukum Pendirian dan Operasional Pabrik Sawit

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kejar-kejaran di Bangli, BNN Ringkus Dua WN Rusia Pembawa 7,8 Kg Hashish

Berita Terbaru

Pilar kepatuhan ekologi pabrik sawit. Pentingnya mengurus izin Amdal dan dokumen IPLC guna menghindari sanksi penutupan paksa operasional pabrik. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Mengurus Amdal dan IPLC Agar Pabrik Tidak Disegel

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:06 WIB

Pilar hukum hilirisasi kelapa sawit. Pentingnya mengurus Izin Usaha Industri (IUI) dan menjamin kemitraan pasokan tandan buah segar demi kelangsungan operasional pabrik. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Perlindungan Tenaga Kerja dalam Rantai Pasok TBS

Sabtu, 6 Jun 2026 - 14:50 WIB

Pilar ekologi hulu kelapa sawit. Pentingnya mematuhi batas kedalaman lahan gambut serta tata kelola air guna menghindari sanksi hukum karhutla. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Aturan Hukum Pemanfaatan Lahan Gambut untuk Sawit

Sabtu, 6 Jun 2026 - 12:42 WIB

Pilar hukum hilirisasi kelapa sawit. Pentingnya mengurus Izin Usaha Industri (IUI) dan menjamin kemitraan pasokan tandan buah segar demi kelangsungan operasional pabrik. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Payung Hukum Pendirian dan Operasional Pabrik Sawit

Sabtu, 6 Jun 2026 - 12:01 WIB