Wajah Baru Jakarta, Relokasi Pedagang Barito ke Sentra Fauna Lenteng Agung

Selasa, 14 Oktober 2025 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo. Dok: Istimewa

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat menata kawasan Barito, Jakarta Selatan sebagai salah satu Wajah Baru Jakarta.

Para pedagang hewan, pakan, parsel, dan kuliner yang selama ini berjualan di kawasan tersebut akan dipindahkan ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Langkah ini menjadi bagian dari program penataan ruang kota menuju “Jakarta Baru” yang lebih hijau, tertib, dan berkelanjutan. Pemprov juga memastikan para pelaku UMKM tetap mendapat tempat usaha yang lebih modern dan layak.

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menjelaskan bahwa kawasan Barito termasuk dalam proyek pengembangan Taman Bendera Pusaka yang menggabungkan Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser.

“Ini bukan sekadar relokasi, tapi transformasi besar menuju kota yang tertib dan ramah lingkungan. Pedagang akan kami fasilitasi di tempat baru yang lebih representatif,” ujar Ratu, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga :  Jambret Gereja Kelapa Gading Terbongkar, Eksekutor Ditembak Saat Melawan Polisi

Menurut Ratu, Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung dibangun dengan 125 kios yang terbagi dalam beberapa zona.

Zona Tersebut di Antaranya:

  • Zona A – Kuliner (22 kios)
  • Zona B – Amfiteater (70 seat)
  • Zona C & D – Burung dan Pakan Hewan (74 kios)
  • Zona E – Parsel & Kuliner Tambahan (29 kios)

Selain itu, kawasan ini dilengkapi toilet, musala, area parkir luas, dan area pertunjukan seni untuk interaksi warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Desain sentra dibuat ramah lingkungan dan keluarga, dengan sistem udara, sanitasi, serta kebersihan yang modern,” jelasnya.

Lokasi baru ini juga mudah diakses melalui Stasiun Commuter Line Lenteng Agung, jalur Transjakarta (4B Manggarai–UI dan D21 Lebak Bulus–UI), serta Jak Lingko 44 (Andara–Lenteng Agung).

Pemprov DKI menegaskan relokasi dilakukan secara humanis dan transparan. Pedagang yang telah terdata akan difasilitasi penuh, termasuk pemindahan barang dan hewan dagangan.

Pemprov juga memberi masa bebas retribusi kios serta lokasi premium bagi pedagang yang bersedia pindah lebih awal.

Baca Juga :  Jalan Tembus Kelapa Gading Barat Resmi Dibuka, Waktu Tempuh Warga Dipangkas Drastis

“Untuk menarik pengunjung, kami akan menggelar event budaya, promosi UMKM, hingga kegiatan komunitas di Sentra Fauna,” tambahnya.

Ratu menegaskan, relokasi ini juga menjadi momentum untuk menaikkan kelas para pelaku UMKM melalui pendampingan, pelatihan bisnis, dan promosi digital yang terhubung dengan program Jakpreneur.

“Kami ingin pedagang tidak sekadar pindah tempat, tapi juga naik level. Mereka akan menjadi bagian dari wajah baru Jakarta — kota yang bersih, modern, dan berpihak pada warganya,” tandasnya.

Sebagai informasi, Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung dikembangkan sebagai pusat edukasi fauna dan pemberdayaan UMKM.

Selain menjadi ruang ekonomi, kawasan ini berfungsi sebagai ruang sosial dan lingkungan hidup yang mempererat interaksi masyarakat.

Dengan semangat Jakarta Baru, Pemprov DKI berkomitmen membangun kota yang maju, nyaman, dan manusiawi bagi semua warga. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI Bongkar 4 Tersangka Kasus Air Keras Andrie Yunus, Tiga Perwira Terlibat
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz
AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah
Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO
3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jakarta Mudik Lebaran, Rekayasa Lalin Digeber
Viral di Instagram, Polisi Ringkus 17 Remaja Penebar Teror Petasan
Mengapa Nuklir Inggris Tidak Menakuti AS, tapi Nuklir Iran Menjadi Krisis?
Logika Kepantasan: Mengapa Negara Mematuhi Aturan Meskipun Tidak Menguntungkan?

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:23 WIB

TNI Bongkar 4 Tersangka Kasus Air Keras Andrie Yunus, Tiga Perwira Terlibat

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:38 WIB

Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:29 WIB

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:27 WIB

Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:06 WIB

3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jakarta Mudik Lebaran, Rekayasa Lalin Digeber

Berita Terbaru

Permainan izin di jalur energi. Iran menerapkan

INTERNASIONAL

Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

Rabu, 18 Mar 2026 - 14:38 WIB

Lampu hijau dari Washington. Amerika Serikat mendorong pemerintahan baru Suriah untuk mengirim pasukan ke Lebanon Timur guna melucuti Hezbollah, memicu dilema keamanan bagi Presiden Ahmed al-Sharaa di tengah eskalasi perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah

Rabu, 18 Mar 2026 - 12:29 WIB