Jembatan Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Warga Berjatuhan

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Gantung Pongpet di Cijulang Pangandaran ambruk setelah baru diresmikan. (Posnews/YouTube)

Jembatan Gantung Pongpet di Cijulang Pangandaran ambruk setelah baru diresmikan. (Posnews/YouTube)

PANGANDARAN, POSNEWS.CO.ID – Momen bahagia warga Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, berubah menjadi kepanikan dalam hitungan detik.

Jembatan Gantung Pongpet yang baru saja diresmikan mendadak ambruk pada Minggu (30/8/2026) sore. Saat itu, sejumlah warga masih melintas di atas jembatan.

Konstruksi tiba-tiba runtuh. Beberapa orang yang berada di atasnya ikut terjatuh. Suasana yang semula ramai seketika berubah mencekam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Bupati Pangandaran Citra Pitriyami juga sempat melintas di jembatan itu. Ia berhasil mencapai tempat aman sebelum jembatan ambruk.

Kapolsek Cijulang Iptu Dimas Aditama mengatakan petugas langsung mengamankan lokasi setelah kejadian.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Jaringan Senjata KKB, Buronan AG Ditangkap di Jayapura

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dan situasi tetap aman serta kondusif,” kata Dimas dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Warga Diminta Jangan Mendekat

Polisi kemudian menutup sementara Jembatan Gantung Pongpet. Petugas bersama instansi terkait masih memeriksa kondisi konstruksi untuk mengetahui penyebab ambruknya jembatan.

Dugaan kelebihan beban karena banyak orang melintas secara bersamaan belum dapat dipastikan. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan teknis.

Karena itu, masyarakat diminta tidak menggunakan maupun mendekati jembatan sampai dinyatakan aman.

Imbauan tersebut penting. Sebab, konstruksi yang sudah mengalami kerusakan dapat menyimpan risiko bagi warga yang mencoba mendekat atau melintas.

Harapan Warga Berubah Menjadi Kekhawatiran

Jembatan Gantung Pongpet sebelumnya diharapkan menjadi akses penting bagi masyarakat Desa Margacinta. Jembatan sepanjang sekitar 60 meter itu juga menjadi jalur menuju Kampung Budaya Margacinta.

Baca Juga :  Dendam Lama Meledak, Pria di Serang Tewas Ditusuk Adik Tiri Saat Mabuk

Konstruksinya menggunakan tali baja dengan lantai papan kayu.

Namun, belum lama digunakan, jembatan tersebut justru ambruk. Peristiwa ini membuat aspek keselamatan infrastruktur kembali menjadi perhatian.

Pemerintah dan pihak terkait kini perlu memastikan penyebab kerusakan secara transparan melalui pemeriksaan teknis.

Hasil pemeriksaan penting untuk menjawab satu pertanyaan utama: mengapa jembatan yang baru digunakan bisa tiba-tiba runtuh?

Tidak adanya korban jiwa patut disyukuri. Namun, kejadian ini sekaligus menjadi peringatan bahwa fasilitas publik harus benar-benar diuji dan diawasi sebelum digunakan masyarakat.

Sebab, bagi warga, sebuah jembatan bukan sekadar bangunan. Di atasnya ada perjalanan, aktivitas, harapan, dan keselamatan banyak orang. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga
Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau
Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati
Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km
Bocah 12 Tahun Tewas Dicekik Tetangga Gara-Gara HP
Cemburu Liat Chat Berujung Maut! Mozza Dibekap 7 Menit hingga Tewas

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama

Minggu, 6 September 2026 - 16:50 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga

Minggu, 6 September 2026 - 16:39 WIB

Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 15:46 WIB

Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati

Minggu, 6 September 2026 - 15:34 WIB

Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km

Berita Terbaru

Polisi mengungkap korban  Mozza Axillia dibunuh MDVA setelah cekcok akibat cemburu lalu jasadnya dibuang ke jurang Tol Jangli. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Misteri Mozza Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Nonton Voli

Senin, 7 Sep 2026 - 06:05 WIB

Ilustrasi, Commuter Line tetap beroperasi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
(Posnews/KAI)

JABODETABEK

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Commuter Merak Tetap Jalan

Senin, 7 Sep 2026 - 05:51 WIB

Ilustrasi, cuaca cerah mendominasi Jabodetabek Senin 7 September 2026 dengan suhu hingga 35 derajat Celsius.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Senin 7 September, Jabodetabek Cerah tapi Suhu Bisa Menyengat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:41 WIB

Polisi membagikan masker kepada warga Bekasi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:17 WIB