Warga Jepang Protes Pembangunan Data Center Raksasa

Senin, 20 Juli 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah siaga hadapi polusi bising dan panas. Warga Hino dan Inzai menolak keras proyek pembangunan pusat data AI yang merusak ketenteraman. Dok: Istimewa.

Langkah siaga hadapi polusi bising dan panas. Warga Hino dan Inzai menolak keras proyek pembangunan pusat data AI yang merusak ketenteraman. Dok: Istimewa.

HINO, POSNEWS.CO.ID – Ekspansi kecerdasan buatan (AI) memicu penolakan masyarakat Jepang.

Pembangunan pusat data raksasa mengancam kenyamanan permukiman warga.

Yoriko Kitagawa merasa sangat cemas terhadap proyek dekat rumahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perempuan berusia 94 tahun tersebut menilai rencana itu buruk.

Krisis Lahan dan Protes Warga di Hino

Jepang menghadapi kendala geografis yang sangat berat sekarang.

Pegunungan menguasai hampir 80 persen wilayah daratan negara tersebut.

Kondisi ini memicu krisis lahan perkotaan secara parah.

Pengembang bahkan merencanakan pusat data dekat Tokyo Tower.

Di Hino, warga menentang keras pembangunan gedung tersebut.

Baca Juga :  EVE Vanguard Hadirkan Formula Shooter Ekstraksi

Mitsui Fudosan memotong tinggi bangunan menjadi 63,5 meter.

Namun, gedung ini tetap menghalangi sinar matahari bagi tetangga.

Aktivis Yasuo Yamazaki mencemaskan potensi bahaya ledakan generator.

Yamazaki juga mengkhawatirkan kebisingan dan hawa panas ekstrem.

Siasat Hijau Pengembang dan Gugatan Hukum Inzai

Manajer Proyek Mitsui Fudosan Toshitsugu Jozuka memberikan penjelasan.

Perusahaan menyiapkan zona hijau penyangga sepanjang 78 meter.

Pepohonan dan aliran sungai akan meredam kebisingan lokasi.

Namun, langkah mitigasi tersebut belum menenangkan kemarahan warga.

Di kota Inzai, warga melayangkan gugatan hukum perdata.

Mereka menuntut pembatalan sertifikat izin konstruksi proyek baru.

Warga menilai proyek merusak hak atas sinar matahari pagi.

Pihak tergugat Japan ERI menolak memberikan komentar media.

Ambisi Ramah AI dan Kebangkitan Nuklir Fukushima

Pemerintah menargetkan operasional 10 juta robot AI pada 2040.

Baca Juga :  Hezbollah Tolak Rencana Pelucutan Senjata oleh Militer

Jepang berambisi memimpin teknologi AI berdaulat tingkat global.

Langkah mandiri ini bertujuan menghindari ketergantungan asing.

Namun, ambisi besar ini menuntut pasokan energi listrik raksasa.

Oleh karena itu, pemerintah bersiap mengaktifkan kembali reaktor nuklir.

Langkah kontroversial ini berjalan 15 tahun pasca-tragedi Fukushima.

Analis Arthur D. Little Trung Ghi membagikan pandangannya.

Ghi mendesak pemerintah merancang perencanaan energi dan lahan bersama.

Pemerintah juga wajib melibatkan persetujuan komunitas lokal.

Aturan Usang Klasifikasi Gedung Perkantoran

Pengacara warga Inzai Satoshi Oikawa menyoroti kelemahan hukum.

Pemerintah belum memperbarui undang-undang bangunan yang usang.

Aturan lama mengklasifikasikan pusat data sebagai gedung perkantoran.

Oikawa menilai kelalaian hukum menghambat keadilan bagi warga.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Texting Thumb: Kebiasaan doomscrolling Mengancam Kesehatan Jari
Startup China Moonshot Rilis Model AI Kimi K3 Terkuat
Fujitsu dan Nvidia Duet Ciptakan Robot AI Fisik Atasi Krisis
Uni Eropa Paksa Google Buka Sistem Android dan Bagi Data
TSMC Tambah Investasi Raksasa 100 Miliar Dolar di Amerika
Uni Eropa Terima Rencana Elon Musk Atasi Pelanggaran Konten X
Nvidia dan Kawasaki Duet Ciptakan Robot AI Galangan Kapal
Keputusan Sony Hapus Game Fisik PlayStation Tidak Terbendung

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 08:30 WIB

Texting Thumb: Kebiasaan doomscrolling Mengancam Kesehatan Jari

Senin, 20 Juli 2026 - 08:00 WIB

Warga Jepang Protes Pembangunan Data Center Raksasa

Senin, 20 Juli 2026 - 07:30 WIB

Startup China Moonshot Rilis Model AI Kimi K3 Terkuat

Senin, 20 Juli 2026 - 06:30 WIB

Fujitsu dan Nvidia Duet Ciptakan Robot AI Fisik Atasi Krisis

Senin, 20 Juli 2026 - 06:00 WIB

Uni Eropa Paksa Google Buka Sistem Android dan Bagi Data

Berita Terbaru

Ketidakpastian ekonomi di Tokyo. Perdana Menteri Sanae Takaichi memegang kendali penuh kebijakan pajak menyusul kegagalan konsensus parlemen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Parlemen Jepang Gagal Sepakati Pemotongan Pajak Makanan

Senin, 20 Jul 2026 - 22:25 WIB

Langkah taktis diplomasi Asia Tenggara. KTT ASEAN di Manila menyoroti dampak eskalasi perang Amerika Serikat-Iran serta krisis politik Myanmar. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menlu ASEAN Kumpul Bahas Tensi Hormuz dan South China Sea

Senin, 20 Jul 2026 - 21:17 WIB