WN China Dikeroyok dan Dirampok di Palu Usai Pajero Tabrak Motor Parkir

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, diamuk massa. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, diamuk massa. (Posnews/Ist)

PALU, POSNEWS.CO.ID – Seorang warga negara (WN) China, Guo Zhenrong, menjadi korban pengeroyokan dan perampokan di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Insiden brutal itu pecah setelah mobil yang dikendarainya menabrak sepeda motor yang sedang terparkir.

Kapolsek Tawaeli Iptu Zulham Abdillah menjelaskan, peristiwa terjadi di Jalan Raja Lembah, Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 20.35 Wita.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban mengendarai Mitsubishi Pajero Sport hitam bernomor polisi B 1526 JJB. Saat melintas, korban menabrak sepeda motor Yamaha Mio yang terparkir di tepi jalan,” ujar Zulham, Selasa (17/2/2026).

Dikejar dan Dilempari Batu

Setelah tabrakan terjadi, sejumlah warga yang menyaksikan insiden itu langsung melakukan pengejaran. Massa bahkan melempari mobil korban dengan batu hingga situasi memanas.

Baca Juga :  Diduga Curi Labu Siam, Lansia Tewas Dianiaya Tetangga di Cianjur, Pelaku Ditangkap Polisi

Korban akhirnya menghentikan kendaraannya di depan salah satu gerai minimarket di kawasan Kayumalue Ngapa. Namun bukannya mendapat perlindungan, korban justru diduga menjadi sasaran amukan sekelompok orang tak dikenal.

Dianiaya dan Dirampok

Di lokasi tersebut, massa mengeroyok Guo Zhenrong hingga mengalami luka di bagian mulut dan beberapa giginya rontok. Tak hanya itu, pelaku juga merampas barang-barang milik korban.

“Korban kehilangan satu unit ponsel, tas berisi dokumen penting, serta uang tunai. Saat ini kami masih mendalami identitas para pelaku,” tegas Zulham.

Polisi juga mengamankan uang tunai sebesar Rp2.140.000 yang ditemukan di lokasi kejadian pada malam peristiwa.

Baca Juga :  KPK Bongkar Modus Baru OTT, Koruptor Tak Lagi Serah Terima Langsung Tapi Skema Layering

Korban Dievakuasi ke RSUD Madani

Usai kejadian, aparat kepolisian langsung mengevakuasi korban ke RSUD Madani untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, polisi masih memburu para pelaku pengeroyokan dan perampokan. Aparat juga mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengidentifikasi pelaku.

Kapolsek menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir aksi main hakim sendiri.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan setiap persoalan hukum kepada aparat. Tindakan anarkis akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Kasus ini kini dalam penyelidikan intensif guna mengungkap seluruh pelaku yang terlibat dalam aksi brutal tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

31 WNA Malaysia-Taiwan Diduga Jadikan Hotel Pontianak Markas Scamming
Keluarga Wili Mbuik Dihubungi Usai Penembakan, Pelaku Diduga Tertawa
Bareskrim Tangkap Erick Soedjasa, Buronan Kasus Rp37,4 Miliar
Ladang Ganja Rp8 Miliar di Yahukimo, 21.400 Batang Diduga Terkait OPM
Jejak Darah dan 3 Selongsong Peluru Ditemukan di TKP Penembakan Jayawijaya
Salat Ashar Jadi Celah, Caca Diduga Curi Uang Belasan Juta di Jaktim
4 Remaja Diciduk Brimob di Tanjung Priok, 13 Klip Diduga Ganja Disita
Mahasiswi Tewas di Hotel Cengkareng, Polisi Ungkap Jejak Ekstasi dan Riklona

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 14:28 WIB

31 WNA Malaysia-Taiwan Diduga Jadikan Hotel Pontianak Markas Scamming

Jumat, 11 September 2026 - 14:12 WIB

Keluarga Wili Mbuik Dihubungi Usai Penembakan, Pelaku Diduga Tertawa

Jumat, 11 September 2026 - 07:18 WIB

Bareskrim Tangkap Erick Soedjasa, Buronan Kasus Rp37,4 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 07:06 WIB

Ladang Ganja Rp8 Miliar di Yahukimo, 21.400 Batang Diduga Terkait OPM

Jumat, 11 September 2026 - 06:24 WIB

Jejak Darah dan 3 Selongsong Peluru Ditemukan di TKP Penembakan Jayawijaya

Berita Terbaru