Xi Jinping Kunjungi Korea Utara demi Perkuat Aliansi

Senin, 8 Juni 2026 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Konsolidasi aliansi di Asia Timur. Presiden Tiongkok Xi Jinping memulai kunjungan kenegaraan ke Pyongyang guna mempererat kemitraan taktis di tengah kebuntuan negosiasi nuklir dengan AS. Dok: Istimewa.

Konsolidasi aliansi di Asia Timur. Presiden Tiongkok Xi Jinping memulai kunjungan kenegaraan ke Pyongyang guna mempererat kemitraan taktis di tengah kebuntuan negosiasi nuklir dengan AS. Dok: Istimewa.

PYONGYANG, POSNEWS.CO.ID – Presiden Tiongkok Xi Jinping bersiap tiba di Korea Utara untuk kunjungan kenegaraan pada hari Senin. Sebab, langkah strategis ini bertujuan untuk memperkokoh aliansi bilateral kedua negara secara langsung.

Kunjungan penting ini berlangsung setelah Xi menggelar pertemuan puncak berturut-turut bersama Donald Trump dan Vladimir Putin. Dengan demikian, Tiongkok terus memperkuat posisinya sebagai pendukung diplomatik utama bagi negara berpenduduk 26 juta jiwa tersebut.

Kebuntuan Diplomasi Nuklir dan Komitmen Stabilitas

Hubungan diplomatik antara Pyongyang dan Washington saat ini masih berada dalam kondisi buntu tanpa kemajuan. Meskipun demikian, Gedung Putih mengeklaim Tiongkok dan AS tetap berkomitmen mewujudkan denuklirisasi penuh di Semenanjung Korea.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, memaparkan fokus utama dari pertemuan puncak tersebut. Menurutnya, kedua pemimpin negara akan bertukar pandangan demi memberikan kontribusi nyata bagi perdamaian dunia.

Baca Juga :  Detik-detik Bus PO Adi Prima Terbakar di Terminal Induk Bekasi

Namun, saudara perempuan Kim Jong Un mengeluarkan pernyataan keras menjelang kedatangan delegasi Tiongkok. Ia menegaskan bahwa program senjata nuklir Korea Utara merupakan garis batas yang tidak dapat mereka tawar.

Skenario Penyangga Geopolitik dan Pengaruh Rusia

Guru besar diplomasi dari Universitas DePaul, Minseon Ku, memberikan analisis mendalam mengenai kunjungan tersebut. Ia menilai pemerintah Beijing kini cenderung menerima status Korea Utara sebagai negara pemilik senjata nuklir.

Oleh karena itu, Xi Jinping kemungkinan besar akan mendesak Kim Jong Un untuk mengutamakan stabilitas regional. Langkah preventif ini penting untuk meredam potensi konflik bersenjata baru di wilayah perbatasan.

Pengamat dari Harvard University Asia Center, Seong-Hyon Lee, juga menyuarakan pandangan yang senada. Menurutnya, Tiongkok kini lebih fokus menjaga daya tahan rezim Pyongyang daripada memaksakan proses denuklirisasi.

Baca Juga :  Diplomasi yang Retak: Marco Rubio Bantah Klaim Zelenskyy Soal Syarat Penyerahan Donbas

Sementara itu, Korea Utara juga sukses mengamankan dukungan militer penting dari Rusia untuk perang Ukraina. Dengan demikian, pertemuan puncak ini dapat menjadi taktik Tiongkok untuk mengimbangi pengaruh Rusia yang kian membesar.

Ketegangan Regional di Asia Timur

Analis menilai Korea Utara memiliki peran strategis sebagai penyeimbang kekuatan militer Amerika Serikat di kawasan. Apalagi, hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Jepang terus memburuk dalam beberapa waktu terakhir.

Hal ini terjadi setelah Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, memberikan sinyal intervensi militer terkait Taiwan. Oleh sebab itu, Tiongkok wajib mempererat kemitraan pertahanan formal satu-satunya demi menjaga kedaulatan wilayah mereka.

Pengamat dari Kyungnam University, Lim Eul-chul, memproyeksikan Tiongkok akan menarik Korea Utara lebih aktif dalam orbitnya. Pada akhirnya, langkah taktis ini akan memperkokoh poros pertahanan bersama di kawasan Asia Timur.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar
Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit
Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15
Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai
Lonjakan Harga Global Tekan Impor Minyak Nabati India
Polisi Tembak Mati Pelaku Penabrakan Minivan Pride
Pelaku Lepaskan Tembakan ke Gedung Konsulat AS
Gelombang Fitur AI Interaktif Ubah Pengalaman Membaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:00 WIB

El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:17 WIB

Pemerintah Minta AS Bebaskan Tarif Impor Minyak Sawit

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:13 WIB

Malaysia Siapkan Peningkatan Campuran Biodiesel B12 dan B15

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:08 WIB

Puncak 15 Pekan: Harga Minyak Sawit Malaysia Melandai

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:04 WIB

Lonjakan Harga Global Tekan Impor Minyak Nabati India

Berita Terbaru

Terobosan baru industri gawai. Qualcomm merancang fitur eksklusif AI Frame Fusion pada Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro demi pengalaman gaming ekstra mulus. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Qualcomm Bekali Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro

Kamis, 30 Jul 2026 - 12:00 WIB

Inovasi tablet ringkas Apple. Bocoran Bloomberg mengungkap kehadiran IP rating tahan air serta layar OLED pada iPad mini mendatang. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

iPad Mini Generasi Baru Bawa Sertifikasi Tahan Air

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:31 WIB

Sengkarut rilis game paling dinanti. Rockstar Games mengonfirmasi penukaran kode digital GTA 6 di PS5 terikat aturan region lock ketat, memicu risiko pemblokiran akun. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Rockstar Terapkan Region Lock GTA 6 PS5 dan Ancam Gamer

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:15 WIB