400 Ribu Buruh dan Ojol Turun ke Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir

Senin, 27 April 2026 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea. (Ist)

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 dipastikan berlangsung besar-besaran di Monumen Nasional.

Panitia memperkirakan sekitar 400 ribu orang akan turun aksi pada pekan ini.

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, menyebut massa terdiri dari buruh dan pengemudi ojek online (ojol).

“Sekitar 200 ribu buruh dan 200 ribu dari elemen lain, termasuk ojol,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung di lokasi. Ia akan menyampaikan pidato kenegaraan sekaligus arah kebijakan pekerja di 2026.

Kehadiran Presiden diprediksi menjadi magnet utama yang memicu lonjakan massa.

Baca Juga :  Tiga Tersangka Habisi AN demi Rebut Harta, Korban Dijerat Kawat lalu Dibantai

Tuntutan Buruh Mulai Dipenuhi

Di sisi lain, KSPSI mengklaim sejumlah tuntutan buruh mulai direalisasikan pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di antaranya penetapan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional serta pengesahan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT).

Langkah ini dinilai sebagai sinyal positif bagi perlindungan tenaga kerja di Indonesia.

Selain itu, pemerintah dikabarkan akan merilis aturan baru terkait outsourcing.

Regulasi ini akan membatasi jenis pekerjaan outsourcing hanya pada lima sektor serta mengatur batas waktu pengangkatan karyawan tetap.

Kebijakan ini diharapkan meredam praktik outsourcing yang selama ini dinilai merugikan pekerja.

Ojol Disebut Dapat “Kejutan”

Tak hanya buruh, pengemudi ojol juga disebut akan mendapat “kejutan” dari pemerintah. Meski begitu, detail kebijakan tersebut belum diungkap.

Baca Juga :  Rano Karno Pastikan Rekrutmen Damkar Jakarta Steril dari Pungli, Begini Mekanismenya

Panitia telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengatur arus massa, kantong parkir, dan pengamanan. Acara dijadwalkan berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB.

Setelah itu, peserta akan melaksanakan salat Jumat di kawasan Monas dengan fasilitas yang telah disiapkan panitia.

Oleh karena itu, May Day 2026 diproyeksikan menjadi salah satu aksi buruh terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Selain menyuarakan aspirasi, momentum ini juga menjadi panggung kebijakan pemerintah di sektor ketenagakerjaan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Kematian WNA di Depok Diusut, Polisi Periksa Petugas Imigrasi
Remaja 17 Tahun Disekap di Ancol, Polisi Fokus Pemulihan Psikologis Korban
Narkoba Menggurita di Tanah Abang, Polisi Sikat 5 Pelaku di Jati Bunder
ABG 17 Tahun Disekap di Hotel Ancol, WNA Ditangkap – Ratusan Vape Narkoba Disita
Reshuffle Istana: Dudung Pimpin KSP, Qodari Jabat Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
Polisi Ringkus Kurir Sabu Rp1 Miliar di Tanjung Priok, Bos Masih Buron
Transformasi Lapas, Warga Binaan Disiapkan Jadi Motor Ketahanan Pangan
Gubernur Rudy Mas’ud Klarifikasi Polemik Renovasi, Janji Pakai Uang Pribadi

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:05 WIB

400 Ribu Buruh dan Ojol Turun ke Monas, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir

Senin, 27 April 2026 - 17:50 WIB

Kasus Kematian WNA di Depok Diusut, Polisi Periksa Petugas Imigrasi

Senin, 27 April 2026 - 16:18 WIB

Remaja 17 Tahun Disekap di Ancol, Polisi Fokus Pemulihan Psikologis Korban

Senin, 27 April 2026 - 16:01 WIB

Narkoba Menggurita di Tanah Abang, Polisi Sikat 5 Pelaku di Jati Bunder

Senin, 27 April 2026 - 15:40 WIB

ABG 17 Tahun Disekap di Hotel Ancol, WNA Ditangkap – Ratusan Vape Narkoba Disita

Berita Terbaru