5 Siswa Dirawat Intensif, 32 Keracunan Usai Makan MBG di Sukabumi

Kamis, 25 September 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis di sekolah yang menjadi sorotan setelah BGN mengungkap beberapa jenis makanan berisiko menyebabkan gangguan pencernaan pada anak.(Posnews/Ist)

Ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis di sekolah yang menjadi sorotan setelah BGN mengungkap beberapa jenis makanan berisiko menyebabkan gangguan pencernaan pada anak.(Posnews/Ist)

SUKABUMI, POSNEWS.CO.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali jadi sorotan. Sebanyak 32 siswa SMK Doa Bangsa Palabuhanratu, Sukabumi tumbang setelah menyantap menu MBG, Rabu (24/9/2025).

Bahkan, lima siswa harus menjalani perawatan intensif di RSUD Palabuhanratu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, mengungkap gejala keracunan pertama kali terdeteksi pukul 13.10 WIB. Saat itu, enam siswa mengeluh mual, muntah, dan pusing usai menyantap hidangan MBG di sekolah.

“Total siswa yang ikut makan sebanyak 324 orang. Mereka mulai makan pukul 09.00 WIB, lalu keluhan muncul sekitar pukul 11.00 WIB,” jelas Agus, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga :  Rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok Diserang Massa, Mobil Hancur dan Barang Dijarah

Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit

Enam siswa yang lebih dulu jatuh sakit sempat mendapat pertolongan di Klinik Polres Sukabumi. Namun, kondisi lima di antaranya memburuk hingga akhirnya dirujuk ke IGD RSUD Palabuhanratu.

Hingga malam, jumlah siswa sakit melonjak jadi 32 orang. Dari total itu, 27 siswa ditangani dengan obat dan observasi, sementara lima lainnya membutuhkan perawatan infus.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis Kacau, FWK Sebut Bom Waktu Bagi Pendidikan Indonesia

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menu MBG Jadi Sorotan

Menu makanan MBG yang disajikan pada hari itu terdiri dari spageti bumbu ikan laut, nugget, wortel dan jagung rebus, serta jeruk. Hidangan inilah yang kini diduga kuat memicu keracunan massal di sekolah tersebut.

Pihak Dinas Kesehatan bersama aparat terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti keracunan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik
Prabowo Gebrak May Day 2026: RUU Ketenagakerjaan Dipercepat, Ojol Dapat Perlindungan
Indonesia Desak Transparansi Pemblokiran Akun Anak di Bawah 16 Tahun
Banjir Jakarta 1 Mei 2026: 31 RT Terendam, Air Capai 130 Cm Usai Hujan Deras

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:50 WIB

Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:44 WIB

Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:38 WIB

AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

Pusat gravitasi perdagangan dunia memanas. Amerika Serikat menuduh China melakukan intimidasi maritim di Panama, memicu perang urat saraf terkait sejarah kolonialisme dan kendali atas Terusan Panama yang strategis. Dok: AP Photo/Matias Delacroix

INTERNASIONAL

AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:38 WIB