Teror di Taipei: Eks Tentara Mengamuk dengan Granat Asap dan Pisau, 4 Tewas

Minggu, 21 Desember 2025 - 06:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Horor jam sibuk di Taiwan! Pria bersenjata pisau dan bom asap serang stasiun Taipei. 4 tewas, termasuk pelaku. Simak kronologi mencekam ini. Dok: Istimewa.

Horor jam sibuk di Taiwan! Pria bersenjata pisau dan bom asap serang stasiun Taipei. 4 tewas, termasuk pelaku. Simak kronologi mencekam ini. Dok: Istimewa.

TAIPEI, POSNEWS.CO.ID – Keamanan ibu kota Taiwan yang biasanya kondusif mendadak berubah menjadi neraka pada Jumat (19/12/2025) sore. Serangan penusukan massal yang jarang terjadi mengguncang pusat kota Taipei.

Pelaku menebar teror dengan cara yang mengerikan. Ia menggunakan granat asap untuk menciptakan kekacauan di tengah kerumunan jam sibuk. Seketika, asap tebal memenuhi stasiun bawah tanah dan memicu kepanikan massal.

Sedikitnya empat orang tewas dalam insiden berdarah ini. Salah satu korban adalah seorang warga pemberani yang mencoba menghentikan serangan di dalam Stasiun Utama Taipei.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, tersangka pelaku juga tewas di tempat kejadian. Ia jatuh dari sebuah gedung saat polisi mengejarnya melewati distrik perbelanjaan yang padat.

Kronologi: Asap dan Sabetan Acak

Serangan bermula di Stasiun Utama Taipei. Video amatir memperlihatkan pelaku dengan santai menarik granat asap dari koper beroda dan melemparkannya.

Baca Juga :  Indonesia Resmi Pimpin Dewan HAM PBB 2026 Secara Aklamasi

Lantas, ia bergerak menuju stasiun kereta bawah tanah Zhongshan di dekatnya. Rekaman lain menunjukkan pria itu berdiri di tengah jalan raya. Ia mengenakan pakaian serba hitam, masker, dan peralatan pelindung.

Tiba-tiba, ia berlari menyeberang jalan dan masuk ke sebuah pusat perbelanjaan. Ia menyabetkan pisau panjang secara acak kepada orang-orang yang ia temui. Akibatnya, jeritan histeris terdengar di mana-mana. Warga berlarian mencari tempat berlindung ke dalam restoran dan toko.

“Pemandangannya menakutkan dan baunya sangat busuk,” ungkap seorang saksi mata di media sosial.

Profil Pelaku: Eks Tentara Buron

Identitas penyerang terungkap sebagai pria berusia 27 tahun asal Taoyuan. Ternyata, ia memiliki latar belakang militer. Ia pernah bertugas sebagai prajurit sukarelawan angkatan udara di tim komunikasi radio sebelum diberhentikan pada 2022.

Perdana Menteri Taiwan, Cho Jung-tai, mengonfirmasi status hukum pelaku. Pria tersebut memiliki catatan kriminal dan sedang menjadi buronan. Pasalnya, ia menolak wajib lapor dinas militer pada tahun 2024.

Baca Juga :  Percobaan Curas di Tambora, Korban Luka Tembak di Dada Saat Warga Tangkap Pelaku

Polisi menemukan barang bukti tambahan yang mengerikan. Sebuah tas hangus berisi bom molotov yang belum terpakai ditemukan di lokasi. Selain itu, granat asap yang ia gunakan teridentifikasi sebagai replika peralatan militer AS yang dijual secara online.

Trauma 2014 Terulang

Presiden Taiwan, Lai Ching-te, langsung memerintahkan peningkatan keamanan di seluruh negeri. “Tidak akan ada pengampunan,” tegasnya dalam pernyataan resmi.

Meskipun kejahatan kekerasan sangat jarang terjadi di Taiwan, insiden ini membuka luka lama. Warga masih trauma dengan penusukan massal di metro Taipei pada 2014 yang menewaskan empat orang.

Kini, instruksi cara melumpuhkan penyerang menggunakan payung dan pemadam api kembali diputar di layar-layar kereta. Taiwan berduka, sekaligus waspada penuh terhadap ancaman yang bisa muncul tiba-tiba di ruang publik.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Sumber Berita: The Guardian

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Selidiki 95 Ekspor Sawit ke China, Bos PT MMS Resmi Ditahan
Mendag Lepas Ekspor Gula Kelapa ke Amerika, PT IMC Sudah Tembus 56 Negara
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cerah hingga Berawan
Budi Santoso Dorong Ekspor Daerah, 7 IPSKA Baru Resmi Beroperasi
Polisi Bongkar Bisnis Airgun Ilegal di Tanjung Priok, Reseller Kantongi Rp200 Juta
Mendag Pastikan Harga Bapok Stabil di Banyumas, Cabai dan Bawang Mulai Turun
Kesal Tak Diberi Uang, Pengamen Diduga Bakar Pagar Rumah Warga di Bekasi
Hakim Federal Batalkan Aturan Bukti Kewarganegaraan

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:31 WIB

Bareskrim Selidiki 95 Ekspor Sawit ke China, Bos PT MMS Resmi Ditahan

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:16 WIB

Mendag Lepas Ekspor Gula Kelapa ke Amerika, PT IMC Sudah Tembus 56 Negara

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:01 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cerah hingga Berawan

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:02 WIB

Budi Santoso Dorong Ekspor Daerah, 7 IPSKA Baru Resmi Beroperasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:54 WIB

Polisi Bongkar Bisnis Airgun Ilegal di Tanjung Priok, Reseller Kantongi Rp200 Juta

Berita Terbaru

Ilustrasi, langit cerah di kawasan Jakarta pada Jumat 26 Juni 2026 sesuai prakiraan cuaca BMKG.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cerah hingga Berawan

Jumat, 26 Jun 2026 - 07:01 WIB