Tabrakan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, 16 Tewas dan Bus Terbakar

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengevakuasi korban tabrakan maut bus ALS dan truk tangki yang terbakar di Jalan Lintas Sumatera, Muratara, Sumatera Selatan. (Posnews/Ist)

Petugas mengevakuasi korban tabrakan maut bus ALS dan truk tangki yang terbakar di Jalan Lintas Sumatera, Muratara, Sumatera Selatan. (Posnews/Ist)

MURATARA, POSNEWS.CO.ID – Kecelakaan maut mengguncang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di kawasan Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026) siang.

Sebuah bus Antar Lintas Sumatera (ALS) bertabrakan hebat dengan truk tangki hingga memicu kebakaran dahsyat.

Akibat tragedi mengerikan itu, sedikitnya 16 orang dilaporkan tewas berdasarkan data sementara petugas di lapangan.

Proses evakuasi korban hingga Rabu sore masih terus berlangsung karena sejumlah penumpang dilaporkan terjepit di dalam badan bus yang ringsek parah.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, mengatakan tim gabungan masih fokus mengevakuasi korban meninggal maupun korban luka.

“Tim kami sedang di lapangan bersama Satlantas untuk proses evakuasi. Laporan sementara ada 16 korban jiwa yang sudah teridentifikasi meninggal dunia,” ujar Mugono, dikutip dari Antara.

Kronologi Tabrakan Maut

Insiden horor tersebut terjadi sekitar pukul 12.39 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, bus ALS diketahui melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan/Pekanbaru dengan membawa sejumlah penumpang.

Baca Juga :  Gratis! Nikmati Jakarta Light Festival & Gegap Gempita Kota Tua untuk HUT Ke-80 RI, Hiburan Artis Top Menanti

Namun nahas, ketika melintas di wilayah Karang Jaya, muncul percikan api dari bagian bus yang diduga berasal dari gangguan teknis kendaraan.

Sopir bus berupaya menghindari kondisi yang lebih fatal dengan mengarahkan kendaraan ke sisi kanan jalan.

Akan tetapi, dari arah berlawanan atau dari wilayah Rupit, melaju sebuah truk tangki dengan kecepatan tinggi.

Benturan keras pun tak bisa dihindari.

Tabrakan tersebut langsung membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan berat. Bus bahkan terbakar hebat setelah benturan terjadi.

Api dengan cepat melalap sebagian badan kendaraan sehingga membuat proses penyelamatan korban berlangsung dramatis.

Evakuasi Dramatis di Lokasi

Petugas BPBD Muratara, Satlantas Polres Muratara, hingga tim pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi.

Mereka berjibaku mengevakuasi korban yang terjebak di dalam kabin kendaraan.

Selain itu, petugas juga melakukan sterilisasi lokasi kecelakaan agar tidak memicu kemacetan panjang di Jalinsum.

Kasat Lantas Polres Muratara AKP M Karim mengatakan pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

Baca Juga :  Dana Dipotong Rp15 Triliun, Gubernur Pramono Optimis Jakarta Jalan Terus

“Benar, ada sebuah bus yang terbakar di Kecamatan Karang Jaya. Anggota sudah di TKP untuk penyelidikan,” katanya.

Data Korban Masih Berubah

Sebelumnya, BPBD sempat menerima laporan awal adanya enam korban meninggal dunia.

Mugono bahkan mengaku pihaknya sempat membawa enam kantong jenazah ke lokasi kejadian.

“Informasinya ada enam korban tewas. Kami membawa enam kantong mayat,” ungkapnya.

Namun setelah proses evakuasi berjalan, jumlah korban meninggal bertambah menjadi 16 orang.

Petugas masih melakukan pendataan identitas korban luka maupun korban meninggal dunia.

Polisi juga belum merilis daftar nama korban secara resmi hingga berita ini diterbitkan.

Peristiwa ini kembali menambah daftar panjang kecelakaan maut di Jalur Lintas Sumatera yang dikenal padat kendaraan angkutan berat dan bus antarkota.

Warga sekitar berharap evaluasi keselamatan transportasi di jalur tersebut segera dilakukan agar tragedi serupa tidak kembali terulang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan
Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi
Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo
Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat
Marinir AS Uji Sistem HIMARS untuk Deteksi Ancaman China
Pigai Kritik Media Dipenuhi Berita Negatif, Minta Jurnalis Lebih Objektif
Pramono Anung Warning Jual Beli Kartu Layanan Gratis, Pemprov DKI Siap Tindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:23 WIB

Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:01 WIB

Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat

Berita Terbaru

Kompensasi bagi

INTERNASIONAL

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Diplomasi penuh ancaman. Presiden Donald Trump mengeklaim negosiasi damai dengan Iran berada di tahap akhir, namun tetap memberikan ultimatum serangan militer. Kebuntuan ini terus memicu volatilitas harga minyak global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Ilustrasi, Kepatuhan digital menjadi pertaruhan. Pengadilan Federal Australia menjatuhkan denda A$650.000 kepada X Corp karena gagal memberikan informasi mengenai penanganan konten eksploitasi seksual anak kepada otoritas keamanan daring. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB