Truk Dilarang Masuk Tol hingga 4 Januari 2026, Menhub Tutup Total Jalur Nataru

Senin, 22 Desember 2025 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (Posnews/NET)

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (Posnews/NET)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah dipastikan menutup rapat pergerakan truk di jalan tol. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan angkutan barang dilarang total melintas di seluruh ruas tol hingga 4 Januari 2026.

Kebijakan keras ini diterapkan demi menjaga arus lalu lintas tetap lancar dan mencegah kecelakaan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Tak ada lagi toleransi. Sistem window time di jalan tol resmi dihapus. Truk dilarang masuk tol 24 jam penuh sejak 19 Desember 2025.

“Pembatasan angkutan barang di tol berlaku terus tanpa jeda sampai 4 Januari 2026,” tegas Dudy, Minggu (21/12/2025).

Langkah ini diambil setelah evaluasi menunjukkan risiko kemacetan dan kepadatan ekstrem di jalur tol utama saat puncak libur akhir tahun.

Sementara itu, jalan arteri masih diberlakukan window time pukul 05.00–22.00 WIB. Di luar jam tersebut, truk tetap dilarang melintas.

Baca Juga :  Tiga Wanita Australia Didakwa Atas Kasus Perbudakan Yazidi

Menhub memastikan Kemenhub dan Korlantas Polri siaga penuh di lapangan. Jika arus melonjak, diskresi kepolisian siap diterapkan.

Aturan ini tertuang dalam SKB lintas kementerian dan berlaku di Sumatra, Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Bali.

Pemerintah mengingatkan operator logistik agar tidak nekat melanggar aturan, serta menyesuaikan jadwal distribusi.

“Kebijakan ini dinamis, tapi keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama,” tutup Dudy.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru
Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci
Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:06 WIB

Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB