Komputer Purba dari Dasar Laut: Misteri Mekanisme Antikythera

Kamis, 1 Januari 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Lompatan besar peradaban. Komputasi kuantum bukan sekadar komputer yang lebih cepat, melainkan paradigma baru dalam pengolahan informasi yang mampu memecahkan misteri alam semesta dan merombak total sistem keamanan digital dunia. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Lompatan besar peradaban. Komputasi kuantum bukan sekadar komputer yang lebih cepat, melainkan paradigma baru dalam pengolahan informasi yang mampu memecahkan misteri alam semesta dan merombak total sistem keamanan digital dunia. Dok: Istimewa.

ATHENA, POSNEWS.CO.ID – Di kedalaman laut utara Kreta, arus ganas menyembunyikan rahasia selama dua milenium. Sebuah kapal kargo raksasa tujuan Roma karam di sana, membawa serta harta karun yang baru terungkap satu abad lalu oleh penyelam pencari spons. Di antara patung marmer dan perunggu, terselip benda yang awalnya dianggap sampah, namun kini diakui sebagai komputer analog pertama di dunia.

Benda itu adalah Mekanisme Antikythera. Kini tersimpan di Museum Arkeologi Nasional Athena, perangkat ini memiliki kompleksitas yang membingungkan ilmuwan modern. Riset terbaru mengungkap bahwa teknologi di dalamnya begitu maju hingga tak tertandingi selama seribu tahun setelah pembuatannya.

Mahakarya Gigi Roda yang Rumit

François Charette, sejarawan sains dari Jerman, tak bisa menyembunyikan kekagumannya. Jika mekanisme gigi roda dari Baghdad abad ke-9 hanya menggunakan delapan gigi, Antikythera memiliki lebih dari 30 gigi roda yang bekerja harmonis.

“Melihat animasi komputernya sungguh mencengangkan. Tidak diragukan lagi, ini adalah mahakarya teknologi,” ujar Charette.

Profesor Mike Edmunds dari Universitas Cardiff memimpin tim yang merekonstruksi alat ini menggunakan pencitraan tiga dimensi. Dibuat antara 100 hingga 140 SM, alat ini menerjemahkan pengetahuan astronomi Babilonia ke dalam mekanika presisi. Gigi-gigi rodanya dipotong dengan akurasi tinggi untuk mencerminkan hubungan kompleks antara 19 tahun kalender dengan 235 bulan kamariah.

Manual Alam Semesta dalam Kotak

Yanis Bitsakis, fisikawan Universitas Athena, menggambarkan alat ini sebagai “komputer mekanis”. Pengguna cukup memutar tuas, dan tanggal serta posisi benda langit akan terpampang di bagian depan. Kotak ini bahkan dilengkapi “buku manual” berupa inskripsi di pintu depan dan belakangnya.

Alat ini tidak hanya memetakan posisi matahari, bulan, dan zodiak, tetapi juga memprediksi gerhana. Penemuan ini menampar anggapan konvensional bahwa orang Yunani Kuno hanyalah pemikir menara gading yang enggan mengotori tangan dengan hal teknis. Nyatanya, pembuatan alat ini pasti melibatkan kolaborasi erat antara astronom, insinyur, dan pengrajin logam.

Baca Juga :  Modus Ikan Ekspor, Ibu Rumah Tangga Tipu Korban Rp1 Miliar di Muara Angke

Hilang di Bawah “Sepatu Bot” Romawi

Mengapa teknologi secanggih ini bisa lenyap? Edmunds menunjuk pada invasi Romawi sebagai biang keladinya.

“Saat alat ini dibuat, sepatu bot Romawi sedang berderap masuk,” kata Edmunds. Bangsa Romawi mungkin ahli tata kota dan sanitasi, namun mereka kurang dikenal karena minat pada sains murni. Akibatnya, tradisi pembuatan alat canggih ini terputus dan hilang ditelan zaman.

Mengingat kerumitan alat ini, Edmunds yakin Mekanisme Antikythera bukanlah satu-satunya yang pernah dibuat. Ia berharap publikasi studi ini akan memicu para kurator museum atau kolektor amatir untuk memeriksa kembali lemari mereka. Siapa tahu, “logam tua berkarat” di gudang mereka sebenarnya adalah kunci sejarah teknologi yang hilang.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terbaru