Oknum TNI AL Terlibat Penganiayaan Maut di Depok, Serda M Diamankan Polisi Militer

Sabtu, 3 Januari 2026 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID  – Fakta baru terungkap dalam kasus penganiayaan maut di Gang Swadaya Emas, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Tunggul menegaskan, terduga pelaku merupakan oknum anggota TNI Angkatan Laut.

“Benar, salah satu terduga pelaku adalah oknum TNI AL atas nama Serda M,” tegas Tunggul kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, Tunggul memastikan TNI AL langsung bertindak tegas. Polisi Militer Kodam III mengamankan Serda M dan menerima pelimpahan berkas perkara dari Polsek Cimanggis.

Saat ini, terduga pelaku menjalani pemeriksaan intensif sesuai hukum militer.

Baca Juga :  Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Cerah Pagi - Siang Berpotensi Hujan

Di sisi lain, TNI AL menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya korban dalam insiden tersebut. Tunggul menegaskan proses hukum akan berjalan transparan dan profesional.

“Kami menyayangkan kejadian ini. TNI AL memastikan proses hukum dikawal hingga tuntas,” ujarnya.

Sebelumnya, dua pria berinisial WAT (24) dan DN (39) menjadi korban penganiayaan pada Jumat (2/1/2026) dini hari. Akibat kejadian itu, WAT meninggal dunia.

“Satu korban meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih dirawat intensif,” ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi.

Korban WAT diketahui buruh harian lepas asal Pondok Cina, Kecamatan Beji, Depok. Sementara itu, DN yang bekerja sebagai tukang parkir mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh.

Baca Juga :  Mobil Diamuk Massa di Margonda Depok, Motifnya Konflik Pribadi

Menurut polisi, peristiwa bermula saat Polsek Cimanggis menerima laporan adanya dua korban penganiayaan di dalam mobil boks sekitar pukul 04.30 WIB. Keduanya langsung dilarikan ke RS Brimob untuk mendapat perawatan.

“Namun setelah dirawat, satu korban meninggal dunia dan satu korban lainnya selamat,” pungkas Made Budi.

Kasus penganiayaan maut ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap rangkaian peristiwa dan memastikan keadilan bagi korban.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker
Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur
Polres Jakbar Musnahkan Narkoba Rp119 Miliar, Jaringan Internasional Digulung
Fakta Baru Mutilasi Depok, Polisi Dalami Dugaan Tersangka di Grup Komunitas Gay
Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Mayoritas Berawan, Bekasi Capai 34 Derajat
PWI-LS Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Status Cagar Budaya Makam Mbah Priok
Air Kali Bekasi Hitam Pekat, DLH Ungkap Dugaan Pencemaran

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Polres Jakbar Musnahkan Narkoba Rp119 Miliar, Jaringan Internasional Digulung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Fakta Baru Mutilasi Depok, Polisi Dalami Dugaan Tersangka di Grup Komunitas Gay

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:57 WIB

Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Mayoritas Berawan, Bekasi Capai 34 Derajat

Berita Terbaru