Brimob Polda Sumbar Bangun Jembatan Darurat, Akses 3.000 Warga Padang Pariaman Pulih

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Brimob Polda Sumbar membangun jembatan darurat penghubung Nagari Kataping dan Sungai Buluah di Padang Pariaman untuk memulihkan akses warga. (Posnews/Ist)

Personel Brimob Polda Sumbar membangun jembatan darurat penghubung Nagari Kataping dan Sungai Buluah di Padang Pariaman untuk memulihkan akses warga. (Posnews/Ist)

PADANG PARIAMAN, POSNEWS.CO.ID – Brimob Polda Sumatera Barat bergerak cepat membangun jembatan darurat yang menghubungkan Nagari Kataping dan Nagari Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman.

Langkah ini memulihkan akses transportasi warga yang lumpuh akibat kondisi darurat. Sebanyak 27 personel Brimob di bawah pimpinan IPDA Arumzein Laut langsung bekerja di lokasi pada Minggu (4/1/2026).

Baca Juga :  Polda Metro Dampingi Korban Ledakan SMAN 72, Trauma Healing Digelar di Tiga RS

Selanjutnya, Brimob memfungsikan jembatan darurat sebagai jalur transportasi sementara sekaligus akses evakuasi.

Jembatan ini menjadi satu-satunya penghubung dua nagari dan menopang aktivitas sekitar 3.000 warga, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Sementara itu, Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menegaskan Polri hadir cepat memulihkan akses warga yang terputus dan menjamin keselamatan masyarakat.

Baca Juga :  Banjir Bandang Mengamuk di Padang, 4 Warga Tewas dan 17 Kelurahan Lumpuh Dini Hari

Selain itu, Polri terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan warga untuk menangani kondisi darurat yang berdampak langsung pada mobilitas.

Dengan profesionalisme dan semangat kemanusiaan, Brimob Polda Sumbar mempercepat pemulihan akses demi menggerakkan kembali aktivitas warga Padang Pariaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB