Inara Rusli Tarik Laporan, Polisi Tetap Jadwalkan Pemeriksaan Insanul Fahmi

Senin, 5 Januari 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selebgram Inara Rusli saat memberikan keterangan terkait pencabutan laporan dugaan penipuan di Polda Metro Jaya.. (Posnews/Ist)

Selebgram Inara Rusli saat memberikan keterangan terkait pencabutan laporan dugaan penipuan di Polda Metro Jaya.. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Selebgram Inara Rusli resmi mencabut laporan dugaan penipuan terhadap Insanul Fahmi di Polda Metro Jaya.

Padahal sebelumnya, kasus ini sempat menyita perhatian publik karena menyeret persoalan status pernikahan.

Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak menegaskan, pencabutan laporan dilakukan langsung oleh Inara Rusli.

Penyidik telah menerima surat pencabutan tersebut dan kini memproses administrasi penghentian penyelidikan.

“Benar, sudah ada surat pencabutan laporan polisi oleh pelapor berinisial IR,” ujar Reonald kepada wartawan, Senin (5/1/2026).

Meski laporan ditarik, polisi tetap menjadwalkan pemeriksaan terhadap Insanul Fahmi. Reonald menjelaskan, keterangan terlapor menjadi syarat administratif sebelum penyidik menggelar perkara untuk menghentikan penyelidikan.

Baca Juga :  Kronologis dan Detik-Detik Penangkapan HD, Penembak Pengacara WA di Jakarta Pusat

“Setelah pemeriksaan terlapor, kami ajukan administrasi penghentian penyelidikan. Selanjutnya digelar perkara untuk menentukan apakah penghentian disetujui atau tidak,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Inara Rusli melaporkan Insanul Fahmi karena merasa dirugikan. Ia mengungkapkan bahwa Insanul menyampaikan status lajang saat keduanya menikah pada 14 Juli 2025.

Untuk meyakinkan Inara, Insanul bahkan menunjukkan KTP berstatus belum kawin serta surat pernyataan lajang tertanggal 29 Juli 2025.

Baca Juga :  Trump di Nigeria: Siapa Sebenarnya yang AS Bombardir?

Namun belakangan, fakta mengejutkan terungkap. Insanul Fahmi ternyata masih berstatus suami sah Wardatina Mawa.

Fakta inilah yang membuat Inara melaporkan dugaan penipuan ke SPKT Polda Metro Jaya.

“Dari kejadian tersebut, pelapor merasa dirugikan dan melapor ke Polda Metro Jaya,” kata Reonald.

Meski demikian, Inara Rusli akhirnya memilih menghentikan proses hukum dan mencabut laporannya secara sukarela.

“Korban sendiri yang mencabut laporan. Karena itu, kami tetap membutuhkan keterangan dari Saudara IF sebagai bagian dari prosedur penghentian penyelidikan,” pungkasnya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api
Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?
Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini
Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda
Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:17 WIB

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:58 WIB

Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:11 WIB

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:07 WIB

Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars

Berita Terbaru

Ilustrasi, Australia pernah menjadi

INTERNASIONAL

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Jan 2026 - 13:17 WIB

Ilustrasi, Riset membuktikan: loyalitas pada merek masa kecil bertahan hingga 50 tahun. Migran di AS dan India lebih memilih produk mahal dari daerah asal daripada alternatif lokal yang murah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Jumat, 30 Jan 2026 - 12:11 WIB