BNPB: Banjir Bandang Terjang Sitaro Sulut, 16 Orang Tewas Ratusan Rumah Rusak

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BNPB Catat 16 Korban Jiwa Akibat Banjir Bandang di Sitaro. (Posnews/Ist)

BNPB Catat 16 Korban Jiwa Akibat Banjir Bandang di Sitaro. (Posnews/Ist)

SULAWESI UTARA, POSNEWS.CO.ID – Bencana banjir bandang kembali menelan korban jiwa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, bertambah menjadi 16 orang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan data terbaru tersebut pada Selasa (6/1/2025).

“Hingga saat ini, sebanyak 16 orang dilaporkan meninggal dunia akibat banjir bandang,” tegas Abdul Muhari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban Luka dan Pengungsi Terus Bertambah

Berdasarkan laporan sementara hingga Selasa (6/1) pukul 14.00 WIB, tim gabungan telah mengidentifikasi lima korban meninggal dunia. Sementara itu, identitas korban lainnya masih dalam proses pendataan.

Baca Juga :  Warung Makan di Kapuk Muara Ludes Terbakar, Satu Lansia Tewas dan Satu Luka Bakar

Selain korban jiwa, BNPB mencatat 22 orang mengalami luka-luka dan telah mendapat perawatan di puskesmas setempat.

Dua korban lainnya dirujuk ke rumah sakit di Manado untuk penanganan medis lanjutan.

Tak hanya itu, jumlah warga yang terpaksa mengungsi juga cukup besar. Sebanyak 682 jiwa tercatat mengungsi sementara akibat banjir bandang yang menerjang wilayah tersebut.

Ratusan Rumah Rusak Diterjang Banjir Bandang

Di sisi lain, dampak kerusakan akibat banjir bandang terbilang parah. Ratusan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.

Baca Juga :  Zelenskyy Ingin Pasukan AS di Ukraina sebagai Jaminan Keamanan

“Banjir bandang mengakibatkan tujuh rumah hanyut, 29 rumah rusak berat, dan 112 rumah rusak ringan,” ungkap Abdul Muhari.

Meski demikian, BNPB menegaskan data korban dan kerusakan masih terus diperbarui seiring berjalannya proses evakuasi dan pendataan di lapangan.

Sementara itu, tim gabungan dari BNPB, TNI, Polri, dan pemerintah daerah terus mempercepat pencarian korban, penanganan pengungsi, serta distribusi bantuan darurat ke wilayah terdampak.

Banjir bandang Sitaro ini pun menjadi peringatan keras akan tingginya risiko bencana hidrometeorologi di Sulawesi Utara, khususnya saat cuaca ekstrem melanda.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Berlangsung Sejak 2025
Pernah Dampingi Prabowo dan Listyo Sigit, Ini Profil Irjen Ahrie Sonta
Dua Kali Tak Hadir, Nusron Wahid Segera Dipanggil Lagi oleh KPK
264 Perwira Polri Dirotasi, Jabatan Wakapolda hingga Kapolres Berubah
Dikabarkan 7 Jenderal Diperiksa di Mabes Polri, Dugaan Informasi Penyadapan
Tak Lagi Sejalan dengan Hati Nurani, AKBP Netty Pilih Tinggalkan Polri
Kapolri Suyudi Ancam Pidanakan Polisi dan Pegawai BNN Pakai Vape Berisi Narkotika
Polri Larang Vape untuk Seluruh Personel, Pelanggar Terancam Sanksi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:11 WIB

Terungkap! Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Berlangsung Sejak 2025

Selasa, 3 November 2026 - 20:22 WIB

Pernah Dampingi Prabowo dan Listyo Sigit, Ini Profil Irjen Ahrie Sonta

Selasa, 3 November 2026 - 18:10 WIB

264 Perwira Polri Dirotasi, Jabatan Wakapolda hingga Kapolres Berubah

Selasa, 3 November 2026 - 16:25 WIB

Dikabarkan 7 Jenderal Diperiksa di Mabes Polri, Dugaan Informasi Penyadapan

Selasa, 3 November 2026 - 06:40 WIB

Tak Lagi Sejalan dengan Hati Nurani, AKBP Netty Pilih Tinggalkan Polri

Berita Terbaru

Aparat gabungan disiagakan untuk mengamankan aksi penolakan konser Andrea Bocelli di kawasan JIExpo Kemayoran, Jakarta.

JABODETABEK

Konser Andrea Bocelli Picu Polemik, Ribuan Aparat Amankan JIExpo

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:40 WIB