Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Bongkar Peredaran Obat Terlarang Berkedok Warung Sembako di Kalideres. (Posnews/Ist)

Polisi Bongkar Peredaran Obat Terlarang Berkedok Warung Sembako di Kalideres. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polsek Kalideres, membongkar peredaran obat keras ilegal yang diduga mengincar generasi muda di wilayah tersebut.

Polisi menggerebek sebuah kios berkedok warung sembako di kawasan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, dan menangkap dua pelaku.

Penggerebekan berlangsung di depan pintu perlintasan kereta api, Jalan Gagak RT 07 RW 08, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, pada Sabtu (2/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas jual beli obat tanpa izin di lokasi tersebut.

“Warga melapor karena curiga ada transaksi obat keras ilegal. Kami langsung lakukan penyelidikan dan akhirnya menggerebek lokasi,” kata Rihold saat dikonfirmasi, Minggu (3/5/2026).

Baca Juga :  Jaringan Pencurian Motor Bersenjata di Jakarta Barat Dibongkar, Polisi Amankan 3 Tersangka

Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap dua pelaku berinisial ZF (26) dan MA (22).

Petugas juga menyita ratusan butir obat keras dari berbagai jenis yang diduga siap diedarkan secara ilegal.

Namun, polisi masih mendalami jumlah pasti barang bukti serta jaringan distribusi kedua pelaku.

Rihold menegaskan penindakan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Metro Jaya kepada seluruh jajaran untuk memberantas peredaran obat keras ilegal di Jakarta dan sekitarnya.

Polres kemudian meneruskan instruksi tersebut ke tingkat polsek agar bertindak cepat saat menerima laporan masyarakat.

Polisi Apresiasi Keberanian Warga

Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Rachmad Wibowo mengapresiasi warga yang berani melapor.

Baca Juga :  Agama Kemanusiaan: Upaya Terakhir Comte Menyatukan Masyarakat Tanpa Tuhan

Menurut dia, kolaborasi masyarakat dan polisi sangat penting untuk menekan peredaran obat ilegal yang berpotensi merusak masa depan anak muda.

“Kami berterima kasih kepada warga yang berani melapor. Kami pastikan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah ini,” tegasnya.

Warga sekitar juga mengaku lega setelah polisi menutup praktik ilegal tersebut.

Mereka berharap aparat terus rutin melakukan pengawasan agar kasus serupa tidak terulang.

Selain itu, polisi mengimbau masyarakat segera melapor melalui layanan darurat 110 jika menemukan peredaran narkoba, obat keras ilegal, atau tindak kriminal lainnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketamin Disimpan di Sepatu dan Tas Toiletris, 3 Wanita Diduga WN Malaysia Diciduk
Mayat Tanpa Kaki Gegerkan Pancoran Mas Depok, Polisi Buru Pelaku Mutilasi
Jabodetabek Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Bogor
Akun TikTok Penyebar Hoaks Demo 17 Agustus 2026 Berhasil Dilacak dan Ditangkap
Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok
Cuaca Jabodetabek Senin 3 Agustus 2026: Pagi Cerah, Bogor Berpotensi Hujan Sore Hari
Duka Gulkarmat DKI, Petugas Pemadam Tutup Usia Saat Operasi Kebakaran Sampah
Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Ketamin Disimpan di Sepatu dan Tas Toiletris, 3 Wanita Diduga WN Malaysia Diciduk

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Mayat Tanpa Kaki Gegerkan Pancoran Mas Depok, Polisi Buru Pelaku Mutilasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Jabodetabek Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Bogor

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Akun TikTok Penyebar Hoaks Demo 17 Agustus 2026 Berhasil Dilacak dan Ditangkap

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok

Berita Terbaru