Mayat Pria di TPU Bekasi Dijerat Ikat Pinggang, Polisi Pastikan Dugaan Pembunuhan

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

Ilustrasi Mayat. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Polisi membongkar fakta mengejutkan terkait penemuan jasad pria misterius di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan KH Noer Ali, Bekasi, Jawa Barat.

Petugas menemukan luka jeratan ikat pinggang di leher korban, yang menguatkan dugaan pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menegaskan, bekas jeratan tersebut terlihat jelas saat pemeriksaan awal terhadap jasad korban.

“Di tubuh korban terdapat bekas jeratan ikat pinggang,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga :  Polda Metro Dampingi Korban Ledakan SMAN 72, Trauma Healing Digelar di Tiga RS

Selanjutnya, polisi langsung melakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian korban. Dari hasil pemeriksaan sementara, aparat menduga kuat korban tewas akibat tindak pidana pembunuhan.

Penanganan kasus ini melibatkan Polsek Bekasi Barat, Polres Metro Bekasi Kota, serta Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di TPU Jalan KH Noer Ali pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan temuan tersebut.

Baca Juga :  Banjir Bandang Sumatera 2025, Korban Tewas 1.003 Jiwa - Prabowo Kembali ke Lokasi Bencana

Hingga kini, identitas korban masih misterius. Saat ditemukan, korban mengenakan celana jeans dan kaos lengan panjang abu-abu.

Jasad korban tergeletak di atas tumpukan daun dan pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah berziarah.

Namun demikian, dugaan pembunuhan semakin menguat setelah polisi menemukan luka di bagian leher serta memar di wajah korban.

Aparat masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap identitas korban dan memburu pelaku.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB