Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustasi, Taktik baru perang informasi. Biro Keamanan Nasional Taiwan meluncurkan situs pelaporan khusus guna memikat warga Tiongkok yang kecewa pada sistem pemerintahan Beijing. Dok: Istimewa.

Ilustasi, Taktik baru perang informasi. Biro Keamanan Nasional Taiwan meluncurkan situs pelaporan khusus guna memikat warga Tiongkok yang kecewa pada sistem pemerintahan Beijing. Dok: Istimewa.

TAIPEI, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Taiwan meluncurkan sebuah situs web pelaporan intelijen khusus pada hari Minggu kemarin. Langkah taktis ini bertujuan untuk mengajak warga Tiongkok membocorkan berbagai informasi rahasia negara mereka secara aman.

Biro Keamanan Nasional Taiwan (NSB) mengonfirmasi bahwa situs tersebut menyediakan saluran komunikasi dengan enkripsi tingkat tinggi. Sebab, Taiwan mendeteksi adanya peningkatan jumlah warga Tiongkok yang kecewa terhadap sistem pemerintahan komunis Beijing.

Alasan Ketidakpuasan dan Video AI

NSB memaparkan analisis mengenai kondisi perekonomian Tiongkok yang terus mengalami kemerosotan tajam dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, kontrol politik Presiden Xi Jinping justru tetap berjalan dengan sangat ketat dan kaku.

Akibatnya, perpaduan masalah ekonomi dan sosial ini memicu tumpukan kemarahan publik yang luar biasa di dalam negeri Tiongkok. Oleh karena itu, NSB merilis sebuah video promosi berdurasi satu menit buatan kecerdasan buatan (AI).

Video tersebut menggambarkan keresahan seorang pegawai negeri sipil Tiongkok yang menyaksikan penyingkiran rekan kerjanya sendiri secara misterius. Selanjutnya, video berakhir dengan adegan sang pegawai membeli ponsel baru untuk mengirimkan laporan intelijen ke pihak Taiwan.

Adaptasi Taktik Barat dan Reaksi Beijing

Masyarakat Tiongkok daratan sebenarnya menghadapi sensor internet ketat yang membatasi akses ke situs luar negeri. Meskipun begitu, jutaan warga Tiongkok aktif menggunakan jaringan privat virtual (VPN) untuk menembus blokade digital tersebut.

Baca Juga :  Meriyati Hoegeng Berpulang, Sosok Teladan Pendamping Jenderal Antikorupsi

NSB menjelaskan bahwa taktik peluncuran situs intelijen ini mencontoh langkah sukses badan intelijen Barat lainnya. Sebagai contoh, CIA dari Amerika Serikat, MI6 dari Inggris, dan Mossad dari Israel telah menerapkan metode serupa.

Pihak Kantor Urusan Taiwan di Beijing memilih bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi mengenai situs baru tersebut. Pada akhirnya, ketegangan ini mempertegas komitmen Taiwan untuk terus mempertahankan kedaulatan demokratis mereka dari klaim sepihak Tiongkok.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara
Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Berita Terbaru

Ilustrasi prakiraan cuaca Jabodetabek Minggu 1 November 2026, sejumlah wilayah berpotensi hujan ringan.
(Posnews/Net)

JABODETABEK

Minggu 1 November, Hujan Ringan Mengintai Jakarta hingga Tangerang

Minggu, 1 Nov 2026 - 05:13 WIB