Terungkap! Bahan Vape Obat Keras Etomidate Masuk dari India, Diproduksi di Apartemen Greenbay

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Ahmad David. (Posnews/Ist)

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Ahmad David. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Jaringan narkotika saat ini sudah mengarah ke rokok listrik alias Vape. Polisi mengungkap fakta mengejutkan di balik peredaran vape berisi obat keras etomidate.

Bahan baku cairan vape ilegal tersebut ternyata dikirim langsung dari India dan diproduksi di laboratorium narkoba tersembunyi di sebuah apartemen kawasan Pluit, Jakarta Utara.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Ahmad David, membenarkan asal pengiriman bahan baku tersebut. Ia menegaskan seluruh bahan etomidate masuk ke Indonesia melalui jalur internasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Ahmad David menjelaskan para pelaku menyamarkan pengiriman dengan modus paket ekspedisi udara. Cara ini dilakukan untuk mengelabui petugas agar barang terlarang lolos pemeriksaan.

Laboratorium Vape Etomidate di Apartemen Pluit

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar clandestine laboratory atau laboratorium narkoba tersembunyi yang memproduksi etomidate di salah satu apartemen di Pluit.

Baca Juga :  Raja Yordania II Tiba di Jakarta: 8 Ruas Jalan Ditutup Mulai Sore Ini, Polisi Siaga Total

Dalam operasi tersebut, polisi langsung mengamankan seorang warga negara asing asal Tiongkok.

Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Parikhesit, menyebut petugas menangkap dua tersangka. Keduanya berinisial D selaku WNI dan HW yang merupakan warga negara China.

Parikhesit mengungkapkan, kasus ini terkuak berkat informasi awal dari Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta. Petugas mencurigai sebuah paket yang dikirim melalui jasa ekspedisi internasional.

Setelah ditelusuri, paket tersebut berisi bahan narkotika dan peralatan laboratorium yang ditujukan ke Lobby Tower H Apartemen Greenbay, Pluit, Jakarta Utara.

Berdasarkan temuan itu, polisi langsung bergerak cepat dan menangkap kedua pelaku pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di lokasi tujuan pengiriman.

Baca Juga :  Dari Mama, Aku di TI! Hingga Arsitek M7 Alter Ego

Dalam penggeledahan, petugas menyita paket FedEx berisi etomidate seberat 100 gram. Selain itu, polisi juga menemukan bahan kimia SLS seberat 1 kilogram serta berbagai peralatan laboratorium.

Barang bukti lain yang diamankan meliputi tabung laboratorium berbagai ukuran, botol kimia, alat pengaduk kaca, timbangan digital, alat suntik, hingga dandang stainless yang digunakan untuk proses produksi cairan etomidate.

Hasil penyelidikan mengungkap seluruh bahan dan peralatan laboratorium ilegal tersebut dikirim dari India. Tersangka HW berperan sebagai peracik utama dalam pembuatan cairan etomidate siap pakai.

Polisi memperkirakan laboratorium narkoba tersebut mampu memproduksi hingga 30 liter cairan etomidate dalam sekali proses.

Dari perhitungan penyidik, produksi 30 liter etomidate berpotensi menghasilkan sekitar 15.000 cartridge vape siap edar.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPO Narkoba Internasional Dibekuk di Riau, Bareskrim Sita Narkotika Senilai Rp137 Miliar
Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen
Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo
Etomidate dalam Botol Obat Batuk dan Sabu di Rambut Terbongkar di Rutan Salemba
Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital
Controlled Delivery Bareskrim Berbuah Manis, Kurir dan Bendahara Jaringan Diciduk
Pasukan Khusus Inggris Sasar Pendanaan Perang Putin
Donald Trump Hubungi Vladimir Putin dan Volodymyr Zelenskyy

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:34 WIB

DPO Narkoba Internasional Dibekuk di Riau, Bareskrim Sita Narkotika Senilai Rp137 Miliar

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:14 WIB

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:51 WIB

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45 WIB

Laporan Lowy Institute Ungkap Skenario Perang Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:44 WIB

Controlled Delivery Bareskrim Berbuah Manis, Kurir dan Bendahara Jaringan Diciduk

Berita Terbaru

Ilustasi, Taktik baru perang informasi. Biro Keamanan Nasional Taiwan meluncurkan situs pelaporan khusus guna memikat warga Tiongkok yang kecewa pada sistem pemerintahan Beijing. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Taiwan Luncurkan Situs Pelaporan Intelijen

Selasa, 16 Jun 2026 - 18:14 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pelacakan Kontak Ebola di Kamp Pengungsian Kongo

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:51 WIB