Seribu Buruh Besok Geruduk DPR dan Kemnaker, KSPI dan Partai Buruh Tegaskan Tuntutan

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Partai Buruh Said Iqbal. (Posnews/KSPI)

Presiden Partai Buruh Said Iqbal. (Posnews/KSPI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden KSPI dan Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan sekitar 1.000 buruh akan menggeruduk DPR RI dan Kementerian Ketenagakerjaan pada Kamis, 15 Januari 2026, untuk menuntut hak pekerja.

“Buruh kembali aksi di DPR dan Kemnaker dengan empat tuntutan. Selain menuntut upah minimum, kami menolak pilkada melalui DPRD yang bisa memberlakukan upah murah dan merugikan buruh,” ujar Said, Rabu (14/1/2026).

Said menjelaskan, hingga kini tidak ada satu pun tuntutan buruh yang dipenuhi Gubernur DKI, Gubernur Jawa Barat, DPR RI, maupun pemerintah pusat.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Ajak Persatuan Jelang Ramadan, MUI Rehabilitasi 500 Rumah Guru Ngaji

Pemerintah juga belum menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi terkait ketenagakerjaan.

Empat Isu Utama Disuarakan

Buruh akan menyoroti empat isu penting yang memengaruhi hidup jutaan pekerja dan masa depan demokrasi Indonesia. Aksi ini melanjutkan demonstrasi sebelumnya pada 30 Desember 2025 dan 8 Januari 2026.

“Sekitar 500–1.000 buruh dari Jabodetabek, Karawang, dan Purwakarta akan turun. Aksi dimulai pukul 10.00 WIB di DPR dan berlanjut pukul 15.00 WIB ke Kemnaker,” tambah Said.

Baca Juga :  Divpropam Polri Tetapkan 7 Personel Brimob Terlibat Pelanggaran Berat Meninggalnya Affan

Said memperingatkan, jika tuntutan buruh diabaikan, KSPI dan Partai Buruh akan menggelar aksi lanjutan pada 19 Januari 2026 dan seterusnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama keadilan untuk buruh tidak ditegakkan oleh lembaga resmi negara, buruh akan terus turun ke jalan,” tegasnya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral
Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni
Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan
Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026
Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
Efek Konflik Timur Tengah, ASN Jakarta Bakal WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
Pabrik Uang Palsu di Purwakarta Digerebek, Pelaku Ditangkap di Warung Nasi Goreng
Pukulan Telak bagi RFK Jr.: Hakim AS Blokir Perombakan Kebijakan Vaksin Nasional

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:31 WIB

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:44 WIB

Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:30 WIB

Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:28 WIB

Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:12 WIB

Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru