JAK Angkat Mulia, Jembatan Unik Bisa Dibuka-Tutup di Jakarta

Jumat, 15 Agustus 2025 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Antar Kampung (JAK) Angkat Mulia diresmikan di Jakarta Selatan, Jumat (15/8/2025). Jembatan ini menjadi yang pertama di DKI Jakarta dengan teknologi buka-tutup. (Foto-Humas Pemprov DKI Jakarta)

Jembatan Antar Kampung (JAK) Angkat Mulia diresmikan di Jakarta Selatan, Jumat (15/8/2025). Jembatan ini menjadi yang pertama di DKI Jakarta dengan teknologi buka-tutup. (Foto-Humas Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, meresmikan Jembatan Antar Kampung (JAK) Angkat Mulia yang menghubungkan Jalan Gandaria 1, Kramat Pela, Kebayoran Baru dengan Gang Mulia, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Heru menjelaskan, JAK sepanjang 9 meter dan lebar 1,5 meter ini mengaplikasikan teknologi terbaru karena dapat dibuka dan ditutup. Teknologi tersebut memudahkan perawatan, seperti pembersihan kali di bawah jembatan.

“Ini JAK pertama di Jakarta yang bisa dibuka dan ditutup,” tegasnya, Jumat (15/8).

Baca Juga :  Polres Bogor Amankan 197 Pelajar dari Demo DPR, Kapolres Beri Pembinaan Humanis

Pembangunan Hanya Tiga Bulan, Usulan Warga

Pembangunan JAK dilakukan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan atas usulan warga. Sebelumnya, jembatan lama dinilai tidak layak dan membahayakan karena bergoyang saat dilintasi. Proyek ini dimulai Juni 2025 dan selesai hanya dalam tiga bulan dengan melibatkan pihak ketiga yang berpengalaman.

Dalam operasionalnya, jembatan menggunakan sistem katrol manual. Namun, untuk mempercepat proses buka-tutup, pihaknya menyiapkan bor mesin sebagai alat bantu. Heru berharap JAK Angkat Mulia menjadi contoh pembangunan berstandar kota global di DKI Jakarta.

Baca Juga :  Memecahkan Dilema Darwin: Jejak Hewan Pertama

“Saya minta warga bersama-sama merawat jembatan ini agar tetap berfungsi optimal,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga Bersyukur Jembatan Kokoh dan Modern

Ketua RT 01/05 Kebayoran Lama Utara, Anwar Hamid, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena pembangunan selesai lebih cepat dari rencana. “Hasilnya sangat bagus dan kokoh. Warga kini bisa beraktivitas normal kembali,” tandasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB